Acosta Akui Pelajari Gaya Balap Marquez

Pemimpin klasemen sementara Moto3 2021 Pedro Acosta mengaku telah mempelajari gaya balap Marc Marquez. Dan hal itu tampaknya tidak sia-sia bagi rider Red Bull KTM Ajo.

Acosta Akui Pelajari Gaya Balap Marquez

Pedro Acosta muncul sebagai sensasi dalam Kejuaraan Dunia Balap Motor musim ini. Sepanjang paruh pertama Moto3 2021, ia tampil luar biasa. Semua dimulai dari race pertama di Qatar.

Tampil sebagai rookie berusia 16 tahun, Acosta berhasil finis sebagai runner-up. Kesuksesan itu kemudian diikuti dengan kemenangan beruntun dalam tiga balapan berikutnya.

Setelah sempat mengalami kemunduran, ia kembali berhasil memetik podium tertinggi dalam Moto3 Jerman lalu menyelesaikan race di Assen, Belanda di posisi keempat.

Raihannya sepanjang sembilan balapan membuat pembalap kelahiran Mazarron, Spanyol, itu kokoh di puncak klasemen Moto3 dengan raihan total 158 poin, unggul 48 angka dari Sergio Garcia.

Baca Juga:

Sebagai rookie, Pedro Acosta tidak memulai tahun debutnya dengan tujuan meraih gelar. Tetapi setelah pencapaiannya pada paruh pertama, ia akan mencoba melakukannya di sisa musim.

"Saya tak memiliki tujuan itu ketika musim dimulai, namun apapun yang datang perlu disambut. Jika kami lanjut bekerja seperti yang telah kami lakukan dan saya terus nyaman dengan motor, mungkin saya bisa memperjuangkan (gelar)," kata Acosta kepada MCN.

Penampilan fantastis sang rookie juga telah menempatkannya dalam radar untuk segera membuat lompatan ke kelas Moto2 pada musim 2022. Namun Acosta tidak mau terdistraksi.

"Kami harus memikirkan masa sekarang ini, balapan demi balapan, jika tidak seperti itu, kami berisiko berhenti kompetitif," katanya menepis kabar terkait promosi ke Moto2.

Pedro Acosta, Red Bull KTM Ajo

Pedro Acosta, Red Bull KTM Ajo

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Debut fenomenal pengguna nomor motor #37 itu juga tidak luput dari perhatian para rider top MotoGP. Acosta diundang ke konferensi pers resmi GP Spanyol.

Dalam kesempatan itu, ia bertemu pembalap elite kelas premier, termasuk Marc Marquez. Acosta mengaku juara dunia enam kali MotoGP tersebut adalah referensinya untuk berprogres.

"Saya akan mengambil semua (pelajaran) dari Marquez sebab ketika menang dia sangat superior, dia memiliki sesuatu yang berbeda dari (pembalap) yang lain," kata Acosta.

"Anda sudah melihat di kelas 125cc bahwa caranya berkendara berbeda. Mempelajari (gaya balap) Marquez membantu saya mengembangkan kemampuan berkendara saya.

"Jadi, 90 persen saya pelajari Marc, 10 persen lainnya dari (Casey) Stoner dan Kevin (Schwantz). Namun dia adalah Marc Marquez dan saya Pedro Acosta. Kami orang yang berbeda."

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pedro Acosta, Ajo Motorsport, Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Pedro Acosta, Ajo Motorsport, Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

 

dibagikan
komentar
Ancaman Si Kuda Hitam Sergio Garcia
Artikel sebelumnya

Ancaman Si Kuda Hitam Sergio Garcia

Artikel berikutnya

Ayumu Sasaki Segera Berlatih

Ayumu Sasaki Segera Berlatih
Muat komentar