Ancaman Si Kuda Hitam Sergio Garcia

Rasanya tak ada yang mengira, bahwa Sergio Garcia akan mampu menduduki peringkat kedua klasemen sementara Moto3 2021, membayangi sang pemuncak, Pedro Acosta.

Ancaman Si Kuda Hitam Sergio Garcia

Akui saja. Sejak awal musim bergulirnya kejuaraan dunia Moto3, nama Garcia tidak dimasukkan dalam daftar penantang gelar juara. Rider muda Spanyol itu kalah saing dari sosok-sosok berpengalaman, seperti Gabriel Rodrigo, Jaume Masia, Darryn Binder, Romano Fenati, Andrea Migno, hingga Ayumu Sasaki.

Tetapi, lantaran tidak diperhitungkan, Garcia justru tampil tanpa beban. Pembalap Aspar Team itu bahkan telah mengantongi dua kemenangan (Le Mans dan Catalunya), mengungguli jauh barisan rival seniornya, termasuk dalam hal perolehan poin.

Bicara soal selisih, Garcia memang terpaut 48 angka di belakang Acosta. Namun, jika membandingkan dengan rekan-rekan lainnya, Garcia bersama Acosta merupakan dua pembalap yang mengumpulkan poin lebih dari 100 angka. Sisanya, tak dapat menyentuh 90 poin, sampai paruh musim ini.

Baca Juga:

Lalu, siapakah Garcia? Lahir pada 2003 di Valencia, dia adalah juara Spanish Pre-Moto3 Championship 2016, sebelum kemudian pindah ke FIM CEV Moto3 Junior World Championship musim 2017.

Pada tahun yang sama itu, Garcia meraih kemenangan pertamanya di Circuit de Barcelona-Catalunya dan mengakhiri kejuaraan dengan menempati peringkat ketujuh klasemen akhir.

Semusim berikutnya, Garcia kembali berkompetisi di CEV Moto3. Kali ini, dia mencetak empat kemenangan, untuk mengantarkannya ke peringkat kedua klasemen akhir. Raihannya terbilang mengesankan, mengingat sang pembalap sempat cedera patah kaki dan harus absen balapan.

Adalah musim 2019 yang menandai debut Garcia di kejuaraan dunia Grand Prix. Berstatus sebagai rider Estrella Galicia 0,0, dia menutup tahun rookie-nya dengan sangat baik. Mengklaim peringkat ke-15 klasemen akhir, serta mengoleksi dua podium, termasuk kemenangan perdana dalam seri pemungkas Moto3 Valencia.

Kiprahnya pada 2020 makin ciamik. Garcia berhasil menembus 10 besar klasemen akhir, tepatnya peringkat kesembilan, dan kembali menggondol dua podium (finis kedua di Eropa dan Valencia).

Sergio Garcia, Aspar Team Moto3

Sergio Garcia, Aspar Team Moto3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Menyadari potensi serta talenta Garcia, Aspar Team buru-buru menyodorinya kontrak untuk Moto3 2021. Pertaruhan yang dilakukan Jorge Martinez terbayar. Pembalap barunya ikut memanaskan perebutan titel.

“Kami sangat senang memiliki Sergio Garcia di Aspar Team. Kami sangat percaya padanya dan kami berharap dapat menawarkan alat terbaik kepadanya sehingga dia dapat membuktikan nilainya,” tutur Martinez pada akhir Oktober 2020 lalu.

“Kami ingin terus melatih para pembalap untuk membantu mereka menjadi juara.”

Apa yang diucapkan Martinez terlihat dari peningkatan performa Garcia yang pesat. Pembalap berusia 18 tahun itu juga mulai stabil dan tampil konsisten. Dia pun optimistis bisa mengejar ketertinggalan dari Acosta.

Dengan masih tersisa 10 balapan, artinya ada banyak poin tersedia yang bisa diraup semaksimal mungkin oleh Garcia. Tetapi, tentu saja, pemakai nomor #11 ini harus bekerja keras untuk menaklukkan Acosta.

“Target tertinggi adalah memenangi kejuaraan dunia (Moto3). Saya pikir itu hal yang (masih) dapat dicapai, meskipun benar bahwa sama sekali tidak akan mudah," kata Garcia melansir Marca akhir Juni lalu.

“Saya fokus balapan demi balapan dan berusaha meminimalkan kesalahan. Kami berada di posisi kedua dalam klasemen dan ini adalah cara yang ideal untuk menutup paruh pertama musim.”

Jika sudah begini, maka ada baiknya bagi Acosta untuk mulai meningkatkan kewaspadaan diri akan datangnya serangan dari Garcia.

Sergio Garcia, Aspar Team Moto3

Sergio Garcia, Aspar Team Moto3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Miller Beri Panduan agar Potensi Acosta Berkembang Pesat

Artikel sebelumnya

Miller Beri Panduan agar Potensi Acosta Berkembang Pesat

Artikel berikutnya

Acosta Akui Pelajari Gaya Balap Marquez

Acosta Akui Pelajari Gaya Balap Marquez
Muat komentar