Ayumu Sasaki Dipantau Tim Pabrikan Husqvarna Moto3

Ayumu Sasaki sepertinya takkan melanjutkan kerja sama dengan Red Bull KTM Tech3 di Moto3. Sterilgarda Max Racing Team melihat peluang untuk menariknya.

Ayumu Sasaki Dipantau Tim Pabrikan Husqvarna Moto3

Ayumu Sasaki menjadi salah satu pembalap yang disorot di Kejuaraan Dunia Moto3 2021 ini. Kendati tidak turun dua kali akibat cedera dan tiga kali tak bisa menyelesaikan balapan, Sasaki terbilang sangat finis di tujuh besar dalam enam kali balapan.

Karena itu, meskipun belum mampu naik podium atau memenangi balapan tahun ini, Sasaki mampu berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 2021 dari 11 balapan yang sudah digelar dengan 68 poin.

Meskipun posisinya di klasemen jauh lebih baik daripada rekan setimnya di KTM Tech3, Deniz Oncu – peringkat ke-15 dengan 45 poin – pembalap asal Jepang, 20 tahun, itu akan meninggalkan tim pimpinan Herve Poncharal tersebut.

Sejauh ini, Pierer Mobility AG selaku pemilik merek KTM, GasGas, dan Husqvarna, belum menentukan bakal ke tim mana Sasaki berlabuh untuk Moto2 2022.  

Namun, jika Sasaki benar-benar terdepak dari KTM Tech3, dengan bakat dan teknik bagus yang dimilikinya, ia bisa saja mendapatkan tugas yang lebih menantang dari Pierer Mobility AG.

Ayumu Sasaki, Red Bull KTM Tech 3

Ayumu Sasaki, Red Bull KTM Tech 3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Seperti diketahui, saat ini Pierer Mobility AG menurunkan semua merek yang mereka pegang di Kejuaraan Dunia Moto3. Untuk tim pabrikan GasGas ditangani Team Aspar dengan bendera Santander Consumer GasGas.

KTM di bawah arahan Ajo Motorsport milik Aki Ajo. Adapun skuad pabrikan Husqvarna turun dengan bendera Sterilgarda Max Racing Team milik Max Biaggi dan Peter Oettl.

Saat ini, Max Racing diperkuat Romano Fenati dan Adrian Fernandez. Fenati yang tengah berada di peringkat ketiga klasemen Moto3 menjelang GP Inggris di Silverstone, akhir pekan ini, Dengan usia mendekati 26 tahun, musim depan Fenati hampir pasti ke Moto2.   

Jika Fenati pergi, Sasaki diyakini menjadi salah satu sosok yang tepat menggantikannya sebagai pembalap nomor satu Max Racing Team.

“Kami mengasumsikan Romano Fenati akan promosi ke Moto2. Itu memang sudah menjadi rencananya saat ia datang kepada kami, musim 2020 lalu. Semuanya memang masih terbuka buat kami,” ucap Oettel seperti dikutip Speedweek.

Mengingat Max Racing berstatus tim pabrikan Husqvarna, maka keputusan soal komposisi pembalap tidak akan lepas dari para bos di Pierer Mobility AG.

Baca Juga:

Jadi tidaknya Sasaki bergabung ke Husqvarna juga masih tergantung beberapa faktor. Hingga kini belum diketahui apakah rookie Moto3, Adrian Fernandez (adik Raul Fernandez, pembalap Red Bull KTM Ajo Moto2) akan berlanjut atau tidak di Husqvarna.  

Jika Ayumu Sasaki pergi, belum juga jelas siapa yang akan mendampingi Oncu – yang hampir pasti bertahan di Moto3 pada 2022 – di KTM Tech3.  

Memang, masih banyak stok pembalap muda calon binaan KTM yang kini turun di Red Bull Rookies Cup, dan tinggal menyisakan dua race di Aragon, Spanyol (10-11 September).

Di puncak klasemen ada David Alonso (216 poin) diikuti David Munoz di P2 (tertinggal 38 poin) dan Daniel Holgado (tertinggal 71 poin) di P3.

Alonso dan Munoz belum akan genap 16 tahun – batas usia minimal turun di Moto3 – pada awal musim 2022 nanti. Namun, juara Rookies Cup mendapat keistimewaan dengan bisa turun di kejuaraan dunia dalam usia 15 tahun.

 

dibagikan
komentar
Pedro Acosta Bakal Debut pada MotoGP 2024

Artikel sebelumnya

Pedro Acosta Bakal Debut pada MotoGP 2024

Artikel berikutnya

Hasil FP1 Moto3 Inggris: Fenati Berkuasa, Duo Indonesian Racing Tiga Besar

Hasil FP1 Moto3 Inggris: Fenati Berkuasa, Duo Indonesian Racing Tiga Besar
Muat komentar