Bagnaia: Kemenangan luar biasa untuk saya

Francesco Bagnaia tak dapat menyembunyikan kegembiraan usai meraih kemenangan perdana bagi dirinya sendiri dan Mahindra Racing di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu (26/6).

Start dari posisi ke-10, Bagnaia melesat untuk menempati posisi ketiga di akhir Lap 1, sebelum kemudian memimpin balapan pada Lap 3.

Pembalap VR46 Riders Academy itu mampu bertahan di grup terdepan dan akhirnya berhasil finis lebih dulu, setelah mengalahkan Fabio Di Giannantonio  dan Andrea Migno.

“Saya tidak percaya ketika saya melihat bendera kotak-kotak, tapi kami tahu bahwa kami cepat dan kuat akhir pekan ini,” ucap Bagnaia usai balapan.

“Dalam lap pertama saya menyalip [tujuh pembalap], dan dalam setiap lap saya ingin bertahan di posisi pertama karena saya tahu hujan bisa turun kapanpun.

“Di dua tikungan terakhir saya pikir mustahil untuk finis pertama, tapi akhirnya saya melakukannya, dan ini luar biasa untuk saya dan Mahindra,” imbuh pembalap berusia 19 tahun itu.

Peningkatan di sektor terakhir sirkuit sudah cukup untuk menempatkan Bagnaia di podium tertinggi, setelah finis ketiga di Qatar, Jerez dan Le Mans pada musim ini.

“Saya mampu lebih kencang di sektor terakhir dalam balapan ketimbang saat latihan. Dan saya tahu bahwa jika saya di posisi ketiga di sektor terakhir, saya punya peluang untuk menyalip dan menang.

“Kemenangan ini datang berkat kerja keras, dua tahun untuk bekerja lebih kuat dan lebih konsisten,” tegas Bagnaia memuji timnya.

Choonia puji upaya tim

CEO Mahindra Racing, Mufaddal Choonia, tak luput dari perasaan gembira  atas kemenangan yang dicapai pabrikan India itu dalam mendobrak dominasi Honda dan KTM di kejuaraan dunia Grand Prix.

“MotoGP telah didominasi oleh pabrikan Eropa dan Jepang sepanjang sejarah, jadi ini adalah pencapaian yang penting,” tandasnya.

“KTM dan Honda adalah kompetitor hebat dan mereka telah terlibat dalam olahraga ini dalam waktu yang sangat lama. Ini momen fantastis untuk saya, Mahindra Racing, Mahindra Group dan India.

“Kami datang jauh dalam jumlah kecil, dan kemenangan ini juga menunjukkan bahwa pabrikan baru bisa bertarung melawan pabrikan yang telah mapan,” papar Choonia.

“Saya belum pernah melihat banyak pria menangis pada waktu bersamaan dalam hidup saya. Banyak upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan di balik kemenangan ini.

“Kami ingin merasakan perasaan kemenangan lebih sering, dan untuk melakukan itu kami perlu bekerja keras dan melanjutkan untuk meningkatkan MGP30.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Moto3
Event Assen
Trek TT Circuit Assen
Pembalap Francesco Bagnaia
Tim Mahindra Racing , Angel Nieto Team
Tipe artikel Breaking news
Tag choonia