Binder masih tak percaya jadi juara dunia

dibagikan
komentar
Binder masih tak percaya jadi juara dunia
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
26 Sep 2016 12.40

Kesuksesan merebut gelar juara dunia tentu saja memuaskan hati Brad Binder. Namun, pembalap Red Bull KTM Ajo itu rupanya masih tidak percaya dapat menjadi juara dunia Moto3 musim 2016.

Second place Brad Binder, Red Bull KTM Ajo
Second place Brad Binder, Red Bull KTM Ajo
Second place Brad Binder, Red Bull KTM Ajo
Second place Brad Binder, Red Bull KTM Ajo
Second place Brad Binder, Red Bull KTM Ajo
Second place Brad Binder, Red Bull KTM Ajo

Binder mengawali balapan dari posisi start ketujuh. Sepanjang 20 lap, ia selalu berada di empat besar dan mendapatkan perlawanan sengit dari para rivalnya. Tapi pada lap terakhir, pembalap Afrika Selatan itu berhasil merebut posisi finis kedua.

“Saya masih tidak percaya,” ucap Binder dalam rilis kepada Motorsport.com.

“Ketika saya melintasi garis finis, saya mengangkat kepala dan melihat kepada tim. Saya menyadari apa yang telah kami capai, tapi saya masih tidak percaya. Mungkin ketika saya tidur nanti malam, saya akan menyadari hasil hebat yang kami capai.

“Saya sangat senang – terutama kepada orang tua, yang telah membuat banyak pengorbanan untuk saya. Juga kepada tim dan semua orang yang telah membantu saya di sini. Saya tidak cukup berterima kasih kepada mereka.

“Saya mencoba menghadapi balapan seperti akhir pekan lainnya. Setelah semua pertanyaan dari media dan fans, awalnya sedikit terkejut, tapi hebat bisa merebut gelar juara di Aragon dengan empat balapan tersisa.”

Binder mengakhiri balapan Moto3 Aragon dengan perolehan 249 poin dalam klasemen sementara, atau unggul 106 poin atas Jorge Navarro.

Binder juga menjadi pembalap kedua Red Bull KTM Ajo yang mencetak sejarah setelah Sandro Cortese pada 2012, dan kelima bagi tim Ajo Motorsport – sebelumnya merebut gelar juara dunia pada 2008, 2010, 2012, 2015 dan 2016.

“Peningkatan yang dilakukan oleh Brad Binder selama dua tahun terakhir adalah hal luar biasa. Brad menjalani musim luar biasa, selalu tetap tenag dan menghindari membuat kesalahan,” puji Team Manager, Aki Ajo.

“Tidak banyak orang percaya bahwa dia akan mampu melakukan sesuatu seperti ini, dan dia telah membuktikannya. Saya berterima kasih atas pekerjaan yang telah dia lakukan dan juga kepada kedua orang tuanya. Sebuah kebanggaan untuk bekerja dengan mereka.

“Kedua, tentu saja, saya ingin berterima kasih kepada para sponsor yang membuat semuanya mungkin dan atas kepercayaan mereka kepada kami. Terima kasih juga kepada tim yang membuat Red Bull KTM Ajo fantastis,” tandasnya.

Artikel Moto3 berikutnya
Brad Binder, sang pemecah rekor dari Afrika Selatan

Artikel sebelumnya

Brad Binder, sang pemecah rekor dari Afrika Selatan

Next article

Martin dalam momentum tinggi di paruh kedua Moto3

Martin dalam momentum tinggi di paruh kedua Moto3
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Moto3
Event Aragon
Lokasi Motorland Aragon
Pembalap Brad Binder
Tim Ajo Motorsport
Penulis Scherazade Mulia Saraswati
Tipe artikel Breaking news