Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Moto3 Moto3 Belanda

Bobot Tubuh Carrasco yang Ringan Repotkan BOE SKX

Postur mungil dan bobot ringan Ana Carrasco sedikit merepotkan tim yang mengembalikannya ke Moto3, BOE SKX.

Ana Carrasco, Boé SKX

Pembalap putri Spanyol itu comeback ke Moto3 setelah enam tahun pergi. Dalam kurun waktu tersebut, ia mencicipi beberapa kompetisi lain, World Supersport 300.

Berat tubuh selalu menjadi kendala di mana pun dia bertarung. Juara World Supersport 300 2018 tersebut memiliki tinggi badan 156cm dan bobot di kisaran 53 kg.

Meninggalkan Moto3 sejak akhir 2015, tentu saja Carrasco butuh waktu untuk beradaptasi lagi. Menurut pengakuan bos BOE, Jose Angel Gutierrez, tubuh yang relatif ringan cukup merepotkan.

Sebagai informasi, regulasi mensyaratkan bobot minimum kombinasi motor, bahan bakar dan pembalap adalah 152 kg. Demi mencapai angka tersebut, tim pun menambahkan pemberat hingga 10 kg ke motor Carrasco.

“Dia sangat ringan dan kami harus menempatkan pemberat pada motor sehingga dia bisa beradaptasi dengan lebih baik,” kata Jose Angel, dilansir Motosan.

“Karena dia lebih pendek, dia tidak bisa menolong tubuhnya sedangkan pembalap lain yang sedikit tinggi darinya bisa memindahkan bobot ke mana pun mereka inginkan atau ke mana yang lebih cocok untuk mereka.

“Dari sini, dia memiliki kekurangan yang harus diatasi dan it uterus berlanjut. Itu sangat terlihat ketika mengubah arah.”

Setelah melihat usaha yang dikeluarkan Carrasco, Jose Angel mengapresiasi. Dia juga berjanji akan total membantu rider 25 tahun tersebut.

Ana Carrasco, Boé SKX

Ana Carrasco, Boé SKX

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Dia punya kekurangan dan berusaha keras melawannya, mencoba meningkat and apa yang dilakukan patut dihargai. Saya sadar semua pekerjaan dan upaya yang dia lakukan membuat 100 persen,” pria yang piawai menerbangkan helikopter itu menambahkan.

“Dia punya keberanian besar hadir di Kejuaraan Dunia dan kami harus menyadarinya. Kami akan berada di sini dan mencoba apa yang dibutuhkannya.”

Pembalap yang memperkuat BOE tampaknya bermasalah dengan berat badan. Rekan setim Carrasco, David Munoz, juga harus membawa pemberat enam kg. Bedanya, pembalap 16 tahun tingginya 168 cm, dengan bobot sama dengan seniornya.

“David lebih tinggi dan ketika Anda lihat gayanya, saat ada perubahan arah, dia jauh lebih agresif. David membawa badanya lebih baik dan itu sangat membantu mengubah motor.”

Melewatkan tujuh balapan awal karena problem fisik, Munoz sudah unjuk gigi. Beberapa kali, ia bersaing dalam grup depan dan mempersembahkan runner-up Moto3 Catalunya dan mendarat di 15 besar daftar klasemen.

Sebaliknya Carrasco ada di dasar lantaran mayoritas finis di luar 20 besar. Rapor terbaik 19 Moto3 Indonesia, P19.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Mario Aji Tak Bisa Bersantai Selama Libur Musim Panas
Artikel berikutnya Poncharal Ragu Sofuoglu Bisa Bawa Oncu ke Moto2

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia