Dihukum Start Pit Lane, Alcoba Pantang Menyerah

Pembalap Indonesian Racing Gresini, Jeremy Alcoba, akan memfokuskan pada race pace untuk menghadapi Moto3 Portugal, mengingat dia diganjar penalti start dari pit lane.

Dihukum Start Pit Lane, Alcoba Pantang Menyerah

Alcoba berpeluang naik podium dalam gelaran Grand Prix Doha lalu. Sial baginya. Ketika balapan tersisa empat lap, bagian depan motornya kontak dengan tunggangan Darryn Binder.

Tak dapat menghindar, Alcoba pun mengenai John McPhee yang berada di belakangnya. Kedua rider tersungkur. Lantaran sama-sama kesal, mereka kemudian terlibat perkelahian.

FIM MotoGP Stewards menjatuhkan hukuman start pit lane dengan tambahan 10 detik kepada McPhee, sedangkan Alcoba mendapat penalti serupa, tetapi tambahan waktunya 5 detik.

Mengawali perlombaan dari pit lane tentu berat, meski sebenarnya tidak mustahil pula untuk merebut kemenangan, seperti yang dilakukan pembalap Red Bull KTM Ajo, Pedro Acosta di Moto3 Doha.

Juga trek Portimao nampaknya takkan menyulitkan laju Alcoba. Dalam seri pemungkas musim 2020, dia berhasil mengamankan podium ketiga.

“Kami ingin membuat kemajuan. Kami harus bekerja sendiri untuk balapan. Time attack dan kualifikasi tidak banyak berpengaruh, karena kami akan start dari pit-lane pada Minggu,” ucap rider asal Spanyol itu.

“Mari (kita) ambil sisi positifnya (jika ada). Kami akan bekerja pada ban dan race pace selama semua sesi pada Jumat serta Sabtu, dengan tujuan untuk comeback saat perlombaan Minggu dan kembali bersama para pemimpin (balapan).”

Baca Juga:

Sedangkan rekan setim Gabriel Rodrigo berupaya membayar hasil buruk di Moto3 Portugal musim lalu, yang mana dia harus puas finis ke-27.

Rodrigo juga mengaku dalam kondisi bugar usai memanfaatkan jeda selama dua pekan. Selain itu, sang pembalap Argentina merasa performanya tengah baik.

“Saya kira kami dapat melakukan hal-hal yang sangat bagus di event berikutnya. Saat-saat terakhir balapan GP Doha meninggalkan rasa pahit di mulut saya, jadi kami akan berlomba untuk menang di Portugal,” ujarnya.

Gabriel Rodrigo, Indonesian Racing Gresini Moto3

Gabriel Rodrigo, Indonesian Racing Gresini Moto3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Bos KTM Ajo Tegaskan Perebutan Titel Moto3 seperti Perang

Artikel sebelumnya

Bos KTM Ajo Tegaskan Perebutan Titel Moto3 seperti Perang

Artikel berikutnya

Sensasional di Qatar, Acosta Pede Hadapi Moto3 Portugal

Sensasional di Qatar, Acosta Pede Hadapi Moto3 Portugal
Muat komentar