Fokus ke balap listrik, Mahindra tinggalkan Moto3

Mahindra Racing akan meninggalkan kejuaraan dunia Moto3 pada akhir musim 2017. Pabrikan asal India itu mengalihkan fokus ke balap listrik.

Mahindra melakoni debut di kelas Moto3 pada 2011 sebagai sebuah tim balap, sebelum kemudian menjadi pemasok motor dan mesin mulai 2015.

Musim 2016 menjadi momen paling menggembirakan bagi Mahindra. Tiga kemenangan berhasil direngkuh. Francesco Bagnaia mempersembahkan kemenangan perdana di Moto3 Assen, dan menempati peringkat keempat dalam klasemen akhir.

Namun, performa Mahindra menurun drastis musim ini. Tiga tim gagal mencetak poin dalam empat dari tujuh balapan pada 2017. Mahindra saat ini memasok motor ke skuad pabrikan Aspar, serta tim pelanggan CIP dan Peugeot.

Inilah yang menjadi alasan utama Mahindra untuk meninggalkan Moto3 dan fokus sepenuhnya di balap listrik Formula E, terutama usai memetik kemenangan perdana di Berlin ePrix awal bulan ini.

“Formula E memberi kami platform internasional yang sangat baik untuk meningkatkan kesadaran akan Grup Mahindra, kemampuan teknologi dan solusi mobilitas kami dalam skala global,” tandas President of Group Communications & Ethics Mahindra Group dan Chief Brand Officer, Ruzbeh Irani.

“Tinjauan strategis kami terhadap bisnis roda dua Mahindra Racing dan Mahindra membuat kami memutuskan untuk mundur dari MotoGP. Ini adalah perjalanan yang luar biasa. Dan kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua staf, mitra dan kolaborator yang telah berkontribusi pada kesuksesan kami selama tujuh tahun dalam olahraga ini.”

Langkah tersebut juga dapat dilihat sebagai cara untuk membersihkan dana untuk serangan potensial di Dakar dengan versi modifikasi Super XUV500, yang saat ini digunakan di Indian Rally Championship.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Moto3
Tim Mahindra Racing
Tipe artikel Breaking news
Tag mahindra racing, moto3, pabrikan india