Mario Aji Tak Bisa Bersantai Selama Libur Musim Panas

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi Mario Suryo Aji, seusai raihan mengecewakan pada Moto3 Belanda di TT Circuit Assen, Minggu (26/6/2022).

Mario Aji Tak Bisa Bersantai Selama Libur Musim Panas

Hujan saat latihan bebas pertama sempat memunculkan harapan bahwa Mario bisa berkinerja bagus. Sejauh musim ini, sang pembalap tidak kesulitan melibas trek basah, seperti yang ditunjukkannya dalam kualifikasi di Mandalika.

Tetapi, lantaran belum mengantongi pengalaman berkendara di Assen, Mario kesulitan menemukan ritme. Lintasan yang terlalu banyak digenangi air membuat binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu sulit untuk mendapatkan feeling.

“Hari pertama di Assen berjalan rumit, karena saya tidak punya feeling terbaik ketika kondisi trek basah. Trek terlalu banjir,” tuturnya pada pernyataan tertulis.

“Saya mencoba berkendara dengan aman untuk menekan lebih banyak dalam FP2. Percobaan pertama bagus, dan saya masuk lima besar untuk waktu yang lama. Tapi saat trek mengering, saya tidak merasakan feeling, dan tidak mudah untuk menekan.”

Berharap bisa memperbaiki posisi saat kualifikasi, Mario lagi-lagi dihadapkan dengan jalan terjal. Waktu lap yang dicetaknya jauh dari kata ideal, lantaran dia terjebak traffic selama sesi perebutan posisi start.

Memulai lomba dari grid P27, Mario naik dua tingkat. Namun, sulit bagi dirinya untuk merangsek ke barisan tengah. Menghabiskan sebagian besar Moto3 Belanda di belakang, pembalap Honda Team Asia ini akhirnya finis P18.

Balapan yang mengecewakan bagi saya. Karena saya bisa berada di grup tengah, saya melakukan start bagus. Saya bersama mereka.

“Itu tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin. Saya kehilangan (grip) bagian depan, (saya) menyelamatkan dari crash, tetapi kehilangan ritme.”

Pembalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, saat beraksi dalam Grand Prix Belanda kelas Moto3 di TT Circuit Assen pada 26 Juni 2022

Pembalap Honda Team Asia, Mario Suryo Aji, saat beraksi dalam Grand Prix Belanda kelas Moto3 di TT Circuit Assen pada 26 Juni 2022

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Moto3 2022 kini memasuki libur musim panas. Para pembalap baru akan berlomba lagi dalam putaran Grand Prix Inggris di Silverstone pada 7 Agustus mendatang.

Kendati masa jeda dapat dimanfaatkan untuk bersantai sejenak dari hiruk pikuk kejuaraan dunia, Mario Aji rupanya bakal terus bekerja keras guna membuat peningkatan demi kesiapan menghadapi paruh kedua musim.

“Kami telah melihat banyak hal positif, salah satunya adalah kami menyelesaikan balapan. Itu membuat saya menjadi orang yang lebih kuat pada bagian pertama musim ini,” ucapnya.

“Kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan selama liburan musim panas.”

Hiroshi Aoyama selaku bos Honda Team Asia pun berharap, baik Mario maupun rekan setim Taiyo Furusato, bisa memetik pelajaran dari jalannya perlombaan Moto3 Belanda.

“Bukan balapan yang mudah bagi kami. Kami mengharapkan lebih. (Namun) Mario mengalami momen yang sulit saat balapan. Dia hampir jatuh dan kehilangan ritmenya,” kata pria asal Jepang itu.

“Taiyo juga tidak memiliki kecepatan yang baik. Dia dihukum dengan long lap penalty yang tidak membantunya. (Padahal) kami mengharapkan lebih banyak.

“Dan kami (juga) tidak senang dengan hasil ini. Tapi kami perlu belajar dari ini. Mereka (sendiri) mendapatkan pengalaman baru.”

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Hasil Moto3 Belanda: Sasaki Beri Kado Indah untuk Biaggi
Artikel sebelumnya

Hasil Moto3 Belanda: Sasaki Beri Kado Indah untuk Biaggi

Artikel berikutnya

Bobot Tubuh Carrasco yang Ringan Repotkan BOE SKX

Bobot Tubuh Carrasco yang Ringan Repotkan BOE SKX