Martin dalam momentum tinggi di paruh kedua Moto3

dibagikan
komentar
Martin dalam momentum tinggi di paruh kedua Moto3
Darshan Chokhani
Oleh: Darshan Chokhani
Diterjemahkan oleh: Scherazade Mulia Saraswati, Editor
26 Sep 2016 14.02

Pembalap Aspar Mahindra, Jorge Martin, puas dengan performa pada paruh kedua musim Moto3. Ia kembali berhasil finis enam besar di Aragon, Minggu (25/9) kemarin.

John McPhee, Peugeot MC Saxoprint
Albert Arenas, Aspar Team Mahindra
Francesco Bagnaia, Aspar Team Mahindra Moto3
Jorge Martin, Aspar Team Mahindra Moto3
Marcos Ramirez, Platinum Bay Real Estate
Jorge Martin, Aspar Team Mahindra Moto3
Jorge Martin, Aspar Team Mahindra Moto3
Tatsuki Suzuki, CIP-Unicorn Starker

Meski start dari posisi ke-11, Martin mampu membuat peningkatan signifikan sepanjang balapan. Naik lima posisi dan akhirnya finis keenam. Ia bahkan juga bertarung ketat dengan barisan depan.

“Kami melakukan pekerjaan hebat di paruh kedua musim dan balapan pada hari Minggu berjalan lebih baik dari yang kami harapkan,” papar Martin.

“Saya mengawali (balapan) sangat baik. Start sempurna, tapi saya mengalami masalah dengan pembalap lainnya. Saya menembus grup terdepan dan mampu mengejar mereka, serta bertarung sangat keras.

“Sayang, saya membuat sedikit kesalahan di Tikungan Corkscrew dan kehilangan hampir satu detik dari barisan depan.

“Saya senang dengan pace dalam balapan dan hasil akhir yang diraih. Sekarang, saya menantikan tiga balapan berikutnya (Motegi, Phillip Island dan Sepang),” imbuhnya.

“Sejak ronde Moto3 Sachsenring, Martin telah mencetak 46 poin dan naik ke peringkat ke-14 di klasemen sementara.

Bagnaia terhambat

Sementara itu, Francesco Bagnaia finis ke-16 dan juga turun ke peringkat ketujuh di klasemen.

Pembalap muda Italia itu sempat menempati posisi ke-12, tapi ia mendapat perlawanan ketat dari para rivalnya.

“Seharusnya bisa lebih baik jika bukan karena pembalap lain bertarung pada momen yang salah,” keluh Bagnaia.

“Saya punya pace untuk berada di grup kedua dan mendekati Martin. Saya seharusnya bisa bertahan sepanjang balapan, tapi (Hiroki) Oni memutuskan untuk bermain dan dia mengganggu ritme saya. Banyak waktu yang terbuang.

“Motor kami juga lambat di trek lurus, jadi mustahil,” imbuhnya.

McPhee cetak poin lagi

Pembalap Peugeot, John McPhee, menjadi yang terbaik di antara pabrikan Mahindra Racing untuk mengakhiri balapan di posisi ke-13. Ia mengalahkan Niccolo Antonelli dengan keunggulan tipis 0,016 detik.

Tatsuki Suzuki finis ke-21. Lalu, Albert Arenas di posisi ke-24, dengan Darryn Binder mengungguli Marcos Ramirez.

Pembalap 3570 Team Italia, Lorenzo Petrarca, finis ke-29 – diikuti oleh wild card Gabriel Martinez-Abrego di posisi ke-30.

Fabio Spirenalli tidak finis setelah bertabrakan dengan Stefano Valtulini pada Lap 1. Valtulini sempat melanjutkan balapan, tapi akhirnya kembali ke pit pada sembilan lap berikutnya.

Artikel Moto3 berikutnya
Binder masih tak percaya jadi juara dunia

Artikel sebelumnya

Binder masih tak percaya jadi juara dunia

Next article

Infografis: Perjalanan Binder menuju juara dunia Moto3

Infografis: Perjalanan Binder menuju juara dunia Moto3
Muat komentar