5 Rider Moto3 yang Berpotensi Mengejutkan di Paruh Kedua 2021

Pedro Acosta menjadi pembalap paling impresif pada paruh pertama Moto3 musim 2021. Namun beberapa rider juga tampil menjanjikan meski masih terkendala sejumlah masalah.

5 Rider Moto3 yang Berpotensi Mengejutkan di Paruh Kedua 2021

Sepanjang paruh pertama Moto3 2021, rookie Red Bull KTM Ajo Pedro Acosta yang bintangnya bersinar paling terang. Sejumlah pembalap lain juga telah bertarung untuk posisi terbaik walau gagal meraih hasil yang diharapkan.

MotoGP.com mencatat setidaknya ada lima rider, yang apabila dilihat dari performanya selama balapan pertama hingga sembilan Moto3 musim ini, memiliki potensi untuk merebut hasil yang sesuai dengan talentanya.

Jeremy Alcoba (P9, 58 poin)

Jeremy Alcoba, Team Gresini Moto3

Jeremy Alcoba, Team Gresini Moto3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pembalap Indonesian Racing Gresini Moto3 Jeremy Alcoba memulai 2021 dengan hasil yang bagus dalam kualifikasi double-header di Qatar, menempati P4 dan P3. Namun saat balapan, ia gagal finis.

Progres mulai terlihat pada putaran di Eropa. Alcoba meraih dua poin di Portimao. Kemudian, rider Spanyol tersebut merengkuh podium pertamanya setelah finis ketiga di Jerez.

Paruh pertama musim ini performa Alcoba terbilang naik-turun. Ia gagal mendulang poin di Le Mans dan cuma finis ke-15 di Mugello, namun impresif saat jadi runner-up di Catalunya.

Di Sachsenring Alcoba berhasil finis di urutan keempat meski start dari grid 20. Sedangkan di Assen, ia meraih pole position tetapi hanya menyelesaikan race di P10.

Alcoba akan mengunjungi beberapa trek yang asing baginya pada paruh kedua nanti. Namun juga berpeluang meraih hasil maksimal di sirkuit seperti Misano, Aragon dan Valencia.

Andrea Migno (P10, 58 poin)

Andrea Migno, Rivacold Snipers Team

Andrea Migno, Rivacold Snipers Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Setelah hampir satu musim dihabiskan dengan KTM, kepindahan ke Rivacold Snipers Team Honda jauh lebih alami daripada yang bisa dibayangkan Andrea Migno.

Pada putaran kedua di Qatar, setelah melalui Q1, ia mencatatkan waktu tercepat keenam dan nyaris naik podium. Di Portimao ia meraih pole perdana dan podium untuk posisi ketiga.

Kemudian di Jerez, rider Italia tersebut kembali hampir menyabet podium dengan finis di P4. Lalu di Prancis, Migno kembali meraih pole, tetapi hanya finis P11 dalam wet race.

Dalam balapan di Mugello dan Catalunya, ia tersisih akibat crash di lap awal. Kemudiaan di Sachsenring Migno berhasil mengklaim posisi kelima, namun tanpa poin lagi di Assen.

Usai jeda lima pekan, ia tentu akan kembali lebih segar dengan tujuan dan motivasi untuk meraih kembali konsistensi yang lebih baik dibandingkan paruh pertama musim ini.

Izan Guevara (P15, 36 poin)

Izan Guevara, Aspar Team Moto3

Izan Guevara, Aspar Team Moto3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Rookie Gaviota GasGas Aspar Team Izan Guevara telah menunjukkan konsistensi luar biasa pada paruh pertama Moto3 2021. Pada race pertama di Qatar, ia langsung mengamankan front row.

Guevara finis ketujuh dengan jarak kurang dari satu detik dari pemenang, sebuah hasil bagus untuk seorang debutan. Pekan selanjutnya, rider Spanyol itu lebih baik dengan meraih P6.

Namun kemunduran terjadi dalam balapan rumit di Portimao. Guevara gagal mendulang poin dan hanya berada di urutan ke-24. Tiga ronde berikutnya di Jerez, Le Mans dan Mugello ia juga gagal tembus 10 besar.

Pada putaran di Catalunya, Guevara sudah berada di jalur podium, namun ia tersingkir di lap terakhir. Kemudian di Sachsenring ia mampu finis P10 dan di Assen menempati posisi ke-12.

Saat ini pembalap 17 tahun tersebut masih menempati peringkat ke-15 pada klasemen sementara. Tetapi soliditasnya dengan cukup konsisten meraih poin, Guevara berpotensi mengejutkan di paruh kedua.

Xavier Artigas (P17, 30 poin)

Xavier Artigas, Leopard Racing

Xavier Artigas, Leopard Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Empat kali retire dan satu race di luar zona poin tak bisa merefleksikan potensi penuh dari rookie Leopard Racing, Xavier Artigas. Ia gagal finis dalam tiga balapan awal secara beruntun.

Pembalap Spanyol itu lalu pulih di Jerez dangan menyabet posisi kesembilan. Artigas kembali berprogres di Le Mans dengan mengamankan P7.

Di Mugello ia tak mampu meraih poin karena finis di urutan 16 sementara di Catalunya, rider 18 tahun tersebut gagal menyelesaikan lomba untuk kali keempat musim ini.

Ia bangkit dalam race Sachsenring dan Assen, dengan mengklaim P9. Hasil ini membuat Artigas ke peringkat ke-17 dalam klasemen sementara dengan raihan 30 poin.

Tentu ia masih kurang pengalaman dan kualifikasi jadi titik lemahnya. Namun bersama Leopard Artigas punya modal yang diperlukan untuk terus berprogres.

Deniz Oncu (P20, 25 poin)

Deniz Oncu, Red Bull KTM Tech 3

Deniz Oncu, Red Bull KTM Tech 3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Bintang muda Turki Deniz Oncu menjalani musim penuh keduanya di Moto3. Ia jadi sorotan usai sukses finis ketiga di Catalunya. Itu podium pertama sang rider dalam kejuaraan dunia.

Logikanya, Oncu akan makin termotivasi untuk lebih sering menembus tiga besar di masa depan dan dengan tim seperti KTM Tech3, ia punya kesempatanmewujudkan ambisi tersebut.

Setelah tersisih dari Q2 pada dua Grand Prix awal musim ini. pemilik nomor motor #53 sukses mencatatkan waktu kualifikasi terbaiknya di Portimao, yakni posisi ketujuh.

Ia kerap mampu bersaing untuk posisi terdepan, namun Oncu terkadang menerima penalti karena masih minim pengalaman atau hanya sekadar nasib buruk. Yang pasti, ia tahu cara bertarung dengan para pembalap tercepat.

Paruh kedua akan dimulai di Red Bull Ring, trek di mana Oncu nyaris meraih hasil luar biasa sebelum crash pada musim lalu. Ia tentu ingin menebusnya saat Moto3 melakoni double-header di sana.

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Usai Insiden Hugo Millan, Keselamatan Balap Dipertanyakan Lagi

Artikel sebelumnya

Usai Insiden Hugo Millan, Keselamatan Balap Dipertanyakan Lagi

Artikel berikutnya

Hasil FP1 Moto3 Styria: Sergio Garcia Impresif

Hasil FP1 Moto3 Styria: Sergio Garcia Impresif
Muat komentar