Romano Fenati Minimal 1 Kemenangan Setiap Musim sejak 2014

Romano Fenati melakukan balapan sempurna pada Moto3 Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (29/8/2021) lalu.

Romano Fenati Minimal 1 Kemenangan Setiap Musim sejak 2014

Pembalap veteran Moto3 tersebut secara luar biasa menguasai tiga sesi latihan bebas (FP1, FP2, FP3) yang dilanjutkan dengan merebut pole position. Puncaknya, pembalap Sterilgarda Max Racing Team – Husqvarna tersebut berhasil memenangi Moto3 Inggris.

Bagi pembalap asal Italia, 25 tahun, tersebut, inilah kemenangan pertamanya di Moto3 musim 2021. Namun, sukses di Silverstone itu ternyata juga mengantar Fenati pada pencapaian unik di Moto3.

Fenati melakukan debut di Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2012. Ia sempat naik ke Moto2 pada 2018 namun dipecat timnya, Marinelli Snipers Moto2, karena melakukan tindakan sangat berbahaya di Moto2 San Marino.

Ia menarik tuas rem depan rivalnya, Stefano Manzi, saat keduanya side-by-side di trek lurus dengan kecepatan di atas 200 km/jam. Akibatnya, Fenati tidak hanya dihukum larangan turun di dua balapan tetapi juga dipecat timnya. Ia pun kembali ke Moto3 sejak 2019.

Terlepas dari kontroversi yang dibuatnya, Fenati memiliki rekor fantastis. Ia selalu berhasil merebut minimal satu kemenangan Moto3 di setiap sejak 2014. Fenati hanya sekali tidak mampu memenangi lomba Moto3 pada 2013.

Romano Fenati, Max Racing Team

Romano Fenati, Max Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pada musim perdananya di Moto3, Fenati mengoleksi satu kemenangan. Jumlah yang sama ia torehkan pada 2015, 2016, 2019, 2020, dan musim yang belum selesai, 2021.

Sementara, pada 2014, Fenati mampu merebut empat podium utama serta tiga pada musim 2017 saat mengakhiri Moto3 di posisi runner-up, hasil terbaik Fenati di Kejuaraan Dunia Balap Motor sejauh ini.

Total, Fenati sudah memenangi 13 Grand Prix dan 29 podium kelas Moto3. Fenati pun memegang rekor sebagai pembalap Moto3 dengan jumlah kemenangan terbanyak, meskipun belum pernah merebut gelar juara dunia.

Fenati juga menjadi pembalap yang memberikan kemenangan pertama bagi Husqvarna di Kejuaraan Dunia Balap Motor saat naik podium utama di Moto3 Emilia Romagna 2020 yang digelar di Sirkuit Misano.

Di Silverstone, Fenati memberikan kemenangan kedua bagi pabrikan asal Swedia yang sejak 2013 tergabung dalam Grup KTM AG (di bawah Pierer Mobility AG bersama GasGas) tersebut.

Baca Juga:

“Kerja sama dengan tim berlangsung sangat baik sehingga saya bisa menyesaikan akhir pekan secara fantastis. Kini, saya harus fokus untuk balapan berikutnya di Aragon (Spanyol, 10-12 September nanti). Saya berharap bisa mengulanginya di sana,” ucap Fenati.

Pada lomba di GP Inggris yang berdurasi 17 lap (100,3 km) tersebut, Fenati langsung memimpin sejak awal. Pada tiga lap terakhir, Fenati mampu menambah kecepatan sehingga memperlebar gap dengan peringkat kedua, Niccolo Antonelli (Avintia VR46 Academy-KTM) dengan 1,679 detik.

“Saya sangat senang. Rasanya luar biasa mampu menguasai setiap sesi pada akhir pekan balapan,” ujar Romano Fenati yang juga menjadi pembalap tercepat di sesi warm-up Moto3 Inggris.

Kemenangan di Silverstone memang belum mendongkrak posisi Romano Fenati di peringkat ketiga klasemen Moto3 2021. Namun, ia berhasil memperkecil gap dengan peringkat kedua, Sergio Garcia (GasGas Aspar Team), dari 48 menjadi 23 poin.

Menjelang enam balapan tersisa, Romano Fenati sudah mengoleksi 132 poin dan terpaut 69 poin dari Pedro Acosta (Red Bull KTM Ajo) di puncak klasemen.

dibagikan
komentar
Pedro Acosta Lega Bisa Raih Poin di Moto3 Inggris

Artikel sebelumnya

Pedro Acosta Lega Bisa Raih Poin di Moto3 Inggris

Artikel berikutnya

Silly Season Moto3: Husqvarna Bisa Duetkan Sasaki-McPhee

Silly Season Moto3: Husqvarna Bisa Duetkan Sasaki-McPhee
Muat komentar