Agar tetap terpacu, Marquez butuh rivalitas satu tim

dibagikan
komentar
Agar tetap terpacu, Marquez butuh rivalitas satu tim
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
16 Sep 2018 17.17

Berkaca pada performa Ducati akhir-akhir ini, Marc Marquez merasa rivalitas antara Andrea Dovizioso dengan Jorge Lorenzo berdampak positif bagi skuat Borgo Panigale.

Dan karena itu juga, Marquez, kini mengantongi keunggulan 67 poin atas Dovizioso, memuji keputusan Honda merekrut Lorenzo sebagai pendampingnya musim depan.

Dalam wawancara yang baru-baru ini dimuat di surat kabar Spanyol, El Perodico, manajer tim MotoGP Honda, Alberto Puig, diyakinkan oleh kubu Marquez bahwa perekrutan Lorenzo akan membuat The Baby Alien semakin terpacu.

“Jika Lorenzo beradaptasi baik dengan motor, ia akan kencang, dan Marc akan berusaha meningkatkan levelnya untuk menaklukan Jorge, itu akan membuatnya menjadi pembalap yang semakin komplit,” ujar Puig.

“Kehadiran Lorenzo akan membuat Marquez semakin baik, saya merasa Jorge akan membuat Marc coba memanjat langkah terakhir tersebut. Itu hanya bisa dilakukan oleh rival berat, dan Lorenzo adalah sosok tepat.”

Slider
List

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
1/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
2/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team
3/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
4/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Segundo clasificado Marc Marquez, Repsol Honda Team

Segundo clasificado Marc Marquez, Repsol Honda Team
5/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
6/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Ducati Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Ducati Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Ducati Team
8/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
9/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
10/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
11/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
12/12

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Selain Ducati yang telah sukses mengembangkan GP18, usaha keras dari Lorenzo dan Dovizioso sejak musim lalu juga berperan besar. Terlebih dengan adanya batasan mesin, yang di mana kita tidak boleh melakukan update mesin setelah balaapn pertama 2018.

Atas dasar itu, The Baby Alien menyetujui kedatangan Lorenzo. Ia sadar datangnya X-Fuera akan membuatnya terpacu, dan menjadi semakin berkembang.

“Ducati mungkin telah menemukan sesuatu, karena motornya telah kompetitif di manapun. Memang benar mesin kini dikunci, namun level pembuangan dan elektronik dapat mengubah motor,” tambah Marquez.

“Namun pada umumnya, saat rekan satu tim Anda kencang, seluruh tim berkembang. Oleh karena itu saya meminta Honda merekrut pembalap yang kencang.

“Pertama-tama, Anda harus menang. Kemudian rivalitas tercipta di pit box, Anda bisa melihat itu melakukan hal berbeda, tergantung titik di sirkuit, dan mungkin itu lebih baik dari Anda di manapun. Kompetisi antar rekan satu tim membuat motor dan pembalap berkembang.”

Artikel MotoGP berikutnya
Domenicali: Momen terbaik dalam sejarah Ducati

Artikel sebelumnya

Domenicali: Momen terbaik dalam sejarah Ducati

Next article

Kontrak dibatalkan, Ponsson luapkan kekesalan

Kontrak dibatalkan, Ponsson luapkan kekesalan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Marc Marquez Shop Now
Penulis Oriol Puigdemont
Tipe artikel Breaking news