Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
MotoGP MotoGP Amerika

Alami Gastroentritis, Pol Espargaro Ingin Maksimal di Kualifikasi

Pol Espargaro berharap bisa pulih dari gastroenteritis sehingga tampil dalam kualifikasi MotoGP Amerika Serikat, Sabtu (9/4/2022), di Ciruit of the Americas, dengan prima.

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pembalap Repsol Honda tersebut bertengger di urutan ke-12 daftar tercepat free practice Jumat. Ia susah payah untuk mencapai posisi tersebut.

Pada sesi pagi, Espargaro mengalami kecelakaan dan kerusakan pada RC213V. Penderitaannya bertambah di FP2 karena mesti melaju dengan perut nyeri akibat gastroenteritis. Sementara, trek Austin sangat menguras fisik.

Situasi tersebut membuatnya sadar tak mungkin mempertajam waktu sehingga masuk 10 besar latihan bebas hari pertama. Polyccio pun menyerah dan harus puas berada di P12.

“Ini adalah hari yang berat. Masalahnya bukan pada motor melainkan perut saya. Kemarin, saya makan atau minum sesuatu yang bikin sakit perut. Pagi ini, saya menghabiskan banyak waktu di toilet dan sore hari, saya kehabisan energi,” katanya.

“Dan di sirkuit ini, kalau kehabisan tenaga, dengan sejumlah perubahan arah, maka Anda akan sangat menderita. Saya mencoba tidur di antara sesi dan berharap itu bisa meredakan sakitnya.

“Setelah ini, saya langsung pulang ke hotel dan beristirahat sebanyak mungkin agar siap tampil Sabtu.”

Baca Juga:

Meski begitu, pembalap Spanyol bisa melihat kecepatan RC213V membaik. Ia yakin ketika kondisinya 100 persen, maka kecepatan pasti cepat datang dan bisa mengkompensasi gap dengan rekan setimnya, Marc Marquez yang berada di P6.

“Marc sangat kencang. Saya menganalisis datanya dan ada banyak ruang untuk meningkat. Kami berdua bisa meningkat hingga 0,3 atau 0,4 detik, jadi kami seharusnya berada di sana,” ujar Espargaro.

Kendati demikian, bukan berarti sesi kualifikasi akan lebih mudah. Pembalap 30 tahun itu melihat Honda masih kalah cepat dari Ducati Desmosedici.

“Motor bekerja dengan baik, tapi, pada satu lap, Ducati luar biasa kencang. Saya kira kami tidak mampu menyamai mereka, jadi kualifikasi akan sulit,” ia menuturkan.

“Kami perlu menggabungkan satu lap cepat untuk kualifikasi, tapi ada banyak pembalap yang sangat kuat lebih dari satu lap.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Aleix Espargaro Pelajari Data Maverick Vinales di COTA
Artikel berikutnya Jadwal MotoGP Amerika 2022 Hari Ini

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia