MotoGP
28 Mar
Event selesai
04 Apr
Event selesai
R
MotoGP Portugal
18 Apr
FP1 dalam
1 hari
12 Mei
Event berikutnya
28 hari
Selengkapnya:

Sejumlah Alasan Halangi Pembalap Ducati Juara Dunia

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, menyebut ada beberapa hal yang menghalangi pembalap timnya merengkuh gelar MotoGP 2020.

Sejumlah Alasan Halangi Pembalap Ducati Juara Dunia

Pasca tersingkirnya Marc Marquez dari pertarungan titel dunia, Andrea Dovizioso masuk daftar salah satu favorit juara dunia.

Sebenarnya tidak mengherankan pula jika DesmoDovi diunggulkan. Dia merupakan rival terdekat Marquez dalam tiga musim terakhir.

Akan tetapi, upaya Dovizioso merengkuh gelar juara menemui jalan berliku. Pada akhirnya, pembalap Italia itu harus merelakan titel direbut Joan Mir.

Menurut Ciabatti, kegagalan Ducati mengantarkan pembalapnya ke tangga juara lantaran timnya dihantam beragam masalah sepanjang musim ini.

“Dalam kasus kami, Anda mungkin berpikir kecelakaan Marc di balapan pertama dan efek yang tidak menguntungkan bahwa dia tidak dapat kembali, kami bisa menjadi salah satu kandidat untuk memenangi kejuaraan, karena Dovizioso (posisi) kedua di belakang Marc dalam tiga tahun terakhir,” tutur Ciabatti saat konferensi pers jelang MotoGP Portugal lalu.

“Tapi saya kira karena sejumlah alasan; format kejuaraan, balapan beruntun, sulitnya motor kami adaptasi dengan ban belakang baru Michelin, serta gaya balap dengan paket (motor) sebelumnya tidak bekerja baik untuk beberapa pembalap, menyulitkan kami.

“Kami kompetitif dan berjuang memperebutkan podium pada hampir semua balapan, tetapi selalu dengan pembalap yang berbeda, kecuali Aragon.

“Kami berjuang untuk podium dengan beberapa pembalap, dan kami menempatkan lima pembalap di podium, semua lima pembalap yang dikontrak Ducati naik podium termasuk (Johann) Zarco dengan motor 2019.

“Sangat mengecewakan tidak (bisa) memperebutkan gelar pembalap. Konsistensi memainkan peran besar bagi Suzuki dan Joan Mir. Mereka melakukan pekerjaan dengan baik. Jadi, angkat topi (untuk mereka).”

Baca Juga:

Ciabatti menambahkan, jika melihat hasil sepanjang MotoGP 2020, ada pembalap yang mampu melakukan hal-hal hebat dalam satu balapan, tetapi kemudian tertinggal saat balapan berikutnya.

“Saya kira semua orang akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi, tergantung pada kondisi trek. Dalam kasus Ducati, kami kesulitan ketika grip rendah,” ujar Ciabatti.

“Namun, kami banyak belajar tahun ini. Dan saya kira kami punya beberapa ide untuk tahun depan.

“Tahun depan, kami juga membalik halaman, karena kami memiliki pembalap baru yang bergabung dengan tim pabrikan dan pembalap baru di Pramac.”

Andrea Dovizioso, Ducati Team Danilo Petrucci, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team Danilo Petrucci, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Pol Espargaro: KTM Ajarkan Saya Jadi Pembalap MotoGP

Artikel sebelumnya

Pol Espargaro: KTM Ajarkan Saya Jadi Pembalap MotoGP

Artikel berikutnya

Marc Marquez Menyesal Memaksakan Diri

Marc Marquez Menyesal Memaksakan Diri
Muat komentar