Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Alberto Puig: Honda Tidak Kompetitif

Team Manager Repsol Honda, Alberto Puig, tak menampik bahwa skuadnya tengah dilanda keterpurukan. Tetapi, dia enggan untuk mengibarkan bendera putih.

Alberto Puig, Repsol Honda Team Team Principal

Pabrikan berlogo sayap tunggal itu dalam puncak kejayaan saat Marc Marquez sukses menyabet gelar juara dunia MotoGP 2019. Belum genap setahun berpesta, tim kemudian dihantam kabar yang sangat buruk.

The Baby Alien cedera patah lengan kanan usai kecelakaan dalam balapan di Jerez pada 2020 lalu. Akibat insiden itu, Spaniard pun dipaksa absen sepanjang musim. Meski kemudian comeback, fisik sang pembalap jauh dari kata prima.

Kehilangan sosok andalan utama praktis melemahkan Honda. Tim tertatih-tatih mengarungi kejuaraan dunia sepanjang MotoGP 2021. Kehadiran figur Pol Espargaro juga tidak begitu membantu, karena Polyccio masih beradaptasi.

Berharap dapat membalikkan keadaan pada 2022, Marquez terpaksa harus melewatkan sejumlah lomba lantaran menjalani operasi yang keempat. Sementara rekan setim Espargaro kian dibelenggu kesulitan.

Sempat menjanjikan dalam seri pembuka Qatar, performanya menguap begitu saja seiring berjalannya kompetisi. Honda pun makin terseok setelah duet Takaaki Nakagami dan Alex Marquez juga berjuang keras setiap akhir pekan.

“Ya, ini bukan musim yang bagus bagi kami dan tidak ada yang lebih dalam dari situasi ini. Kami jelas tidak kompetitif, dan kami harus meningkat, dan inilah yang kami coba lakukan,” ucap Puig dalam konferensi pers di Assen, Belanda.

“Anda dapat katakan banyak cara yang berbeda untuk memberikan penjelasan yang panjang, tetapi kenyataannya adalah bahwa kami harus meningkat dan kami harus mengubah prosedur kami. Inilah yang kami coba lakukan.

“Maksud saya, dalam sejarah Honda, kami telah (mengalami) lebih banyak momen bagus daripada momen buruk, dari segi hasil. Tapi sekarang kami berada pada momen yang buruk. Jadi, kami harus memperbaikinya.”

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Lantas, dari mana harus ada perubahan agar Honda lebih kompetitif lagi? Puig menjawab: “Sejarah Honda adalah mereka tidak pernah menyerah.

“Kami bisa mengambil waktu ini, atau kali ini (bergerak lebih jauh), tapi kami tahu kami akan sampai di sana.

“Kami harus mencoba mungkin ubah sedikit cara berpikir, dan poin kuncinya adalah untuk tidak menyerah dalam pengejaran serta keinginan demi menemukan solusi yang lebih baik.”

Puig lalu disinggung perihal kemungkinan Marquez kembali balapan. Hal ini setelah melihat Honda yang terlalu bergantung pada sosoknya.

Walau demikian, Puig enggan memaksakan Marquez untuk cepat-cepat tampil. Pemulihan dan kesembuhan pembalapnya menjadi perhatian utama tim.

“Jika memungkinkan, alangkah baiknya dia bisa mencoba motornya, katakanlah, setelah musim panas, akhir tahun. Ini akan menjadi yang terbaik, terutama untuk teknisi kami, sehingga mereka mengerti arahnya,” tutur Puig.

“Prioritasnya adalah pemulihan total lengannya. Ini adalah sesuatu yang, seperti, tidak ada pertanyaan, dan ini adalah bagaimana kami akan melanjutkan.”

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya MotoGP Korbankan Pengembangan demi Pertunjukan
Artikel berikutnya Eks Pembalap Kritik Pecco Bagnaia soal Kecelakaan Ibiza

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia