Aleix Espargaro Bukan Referensi Maverick Vinales Jinakkan Aprilia

Maverick Vinales menegaskan Aleix Espargaro bukan referensinya dalam menaklukkan motor Aprilia RS-GP.

Aleix Espargaro Bukan Referensi Maverick Vinales Jinakkan Aprilia

Espargaro masih menjadi yang terbaik saat berada di atas RS-GP, mengingat ia jadi salah satu aktor dalam pembangunan motor tersebut.

Namun, Vinales mengatakan dirinya memiliki referensi sendiri untuk menguasai RS-GP dibandingkan mencontek data dan gaya balap milik rekan setimnya tersebut.

Pembalap asal Spanyol tersebut menginginkan sesuatu yang lebih baik, dan itu belum didapatkannya ketika melihat Aleix Espargaro.

Oleh karena itu, Maverick Vinales akan berusaha mengembangkan motornya sendiri. Terlebih, Aprilia memberikan kebebasan dan mendorongnya untuk menciptakan kenyamanan sendiri.

“Saya merasa sangat bagus. Saya tahu memiliki pekerjaan yang sangat sulit untuk diselesaikan, tapi bagi saya ini tantangan yang menyenangkan,” kata Vinales seperti dilansir Motosan.

“Di Aprilia, mereka menyambut saya dengan sangat ramah dan saya merasa menjadi bagian dari keluarga Aprilia, itu membuat saya merasa senang.

“Sekarang, kami harus menunggu hingga 2022 untuk kembali bekerja memperbaiki performa motor.”

Baca Juga:

Maverick Vinales perlahan telah meningkatkan performanya di atas RS-GP dalam beberapa balapan terakhir MotoGP 2021.

Namun, pembalap 26 tahun itu masih belum kalah cepat dari Aleix Espargaro, meski dirinya mengklaim bisa menyalip rekan setimnya tersebut di Grand Prix Emilia Romagna.

“Referensi saya bukanlah Aleix karena saya menargetkan sesuatu yang jauh lebih besar,” ujarnya.

“Saat ini berjalan sesuai yang diharapkan. Pada akhirnya, dalam pengujian Anda dapat melaju secepat yang Anda inginkan, tetapi Anda hanya melihat kondisi sesungguhnya dalam balapan.

“Senang rasanya bisa berkendara di jalur yang tepat karena ini memungkinkan saya untuk memahami di mana saya harus berkembang.

“Berada di motor baru, menemukan bentuk terbaik Anda berasama dengan tim yang masih berjuang, tidak pernah mudah.

“Saya ingin melakoni balapan dengan penuh ketenangan, dan saya juga memanfaatkan setiap balapan sebagai tes untuk memahami area mana yang perlu saya tingkatkan.”

Maverick Vinales mengatakan Aprilia RS-GP memiliki potensi besar, tapi ia belum bisa mengeluarkannya dan masih kesulitan berkendara hingga batasannya.

“Hal positifnya adalah saya merasa senang di atas motor. Jika saya bisa mengakhiri balapan dengan kuat, maka seharusnya saya bisa memulai balapan dengan lebih baik,” ucapnya.

“Mungkin saat ini saya harus memahami motor dengan lebih baik, karena sering kali saya merasa belum sampai pada batasannya. Jadi, saya harus fokus pada itu.”

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
R1 GYTR VR46, Tribute Spesial dari Yamaha untuk Valentino Rossi
Artikel sebelumnya

R1 GYTR VR46, Tribute Spesial dari Yamaha untuk Valentino Rossi

Artikel berikutnya

Valentino Rossi Sudah Punya Rencana Balapan Musim Depan

Valentino Rossi Sudah Punya Rencana Balapan Musim Depan
Muat komentar