Masih Pemulihan, Alex Marquez Tak Takut Jatuh

Pembalap LCR Honda, Alex Marquez, mengaku dalam kondisi fit, meski masih dalam pemulihan cedera metatarsal yang dialaminya saat tes pramusim MotoGP Qatar.

Masih Pemulihan, Alex Marquez Tak Takut Jatuh

Pada tes yang digelar 6-7 Maret dan 10-12 Maret lalu, Marquez menjadi salah satu pembalap yang paling sering terjatuh. Ia akhirnya menuntaskan sesi uji coba lebih cepat usai mengalami patah tulang metatarsal empat di kaki kanan.

Dua pekan selang tes pramusim, dokter yang menanganinya memberikan lampu hijau kepadanya untuk turun di MotoGP Qatar. Adik Marc Marquez itu juga mengaku kondisi fisiknya sangat baik dan siap untuk menghadapi seri pembuka musim ini.

Bahkan, pembalap berusia 24 tahun itu tidak merasakan sakit pada kaki kanannya, dan merasa bisa mengendarai motor dengan cara yang sama seperti sebelumnya.

“Saya baik-baik saja. Kaki saya mengalami kemajuan yang sangat bagus dan saya dapat memastikan dalam kondisi fit. Itu yang terpenting bagi saya,” kata Marquez seperti dilansir Speedweek.

“Dokter melakukan pemindaian dan melihat tulang yang patah menunjukkan progres bagus. Jadi, tak ada alasan untuk mengatakan saya tidak bugar. Saya juga telah melakukan lompatan kecil dan hal semacamnya untuk memperkuat kaki.”

Marquez mengatakan, ia takkan terintimidasi dengan keraguan banyak orang terhadap dirinya karena mengalami banyak kecelakaan selama tes. Menurutnya, itu jadi hal terbaik untuk menemukan cara yang tepat mengendalikan RC213V.

“Selama tes, Anda harus selalu mencari batasan. Setiap kecelakaan kami tahu apa penyebabnya. Saya melakukan beberapa kesalahan, tapi itu bisa terjadi kapan saja. Kami melakukan sesuatu dengan kendali traksi. Kami belajar perlahan,” ucapnya.

“Tidak mudah untuk mengelola ban di akhir pekan ini. Kecelakaan bisa saja terjadi, tapi kami sedang balapan dan semua orang memulainya dari nol. Penting untuk tetap tenang dan memiliki kecepatan yang bagus untuk Minggu.”

Baca Juga:

Di MotoGP Qatar, Marquez bisa tak ditemani oleh kepala krunya, Christhope ‘Beefy’ Bourguignon, karena harus menjalani proses karantina usai hasil PCR menunjukkan positif Covid-19.

“Beefy datang di Minggu sore, melakukan tes PCR di bandara dan seperti yang lainnya, dia harus menjalani isolasi di hotel untuk menunggu hasil berikutnya. Berdasarkan aturan yang berlaku di sini, dia harus melakukan karantina,” ujarnya.

“Setelah tiga hari isolasi, dia kembali tes PCR dan hasilnya negatif. Namun dia harus tetap menjalani protokol kesehatan di sini. Jika hasil kedua menyatakan negatif, dia bisa meninggalkan hotel. Saya berharap dia bisa berada di paddok pada Sabtu atau Minggu.”

Alex Marquez, Team LCR Honda.

Alex Marquez, Team LCR Honda.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Duet Pembalap-Kepala Mekanik pada MotoGP 2021

Artikel sebelumnya

Duet Pembalap-Kepala Mekanik pada MotoGP 2021

Artikel berikutnya

Kehadiran Dovizioso Tingkatkan Mentalitas Aprilia

Kehadiran Dovizioso Tingkatkan Mentalitas Aprilia
Muat komentar