Alex Rins Yakin Suzuki Bisa Lebih Baik Sejak Awal MotoGP 2022

Alex Rins meminta agar Suzuki segera menemukan pengganti Davide Brivio agar bisa bangkit pada MotoGP 2022.

Alex Rins Yakin Suzuki Bisa Lebih Baik Sejak Awal MotoGP 2022

Kehadiran manajer yang mengurus tim secara khusus sangat diperlukan. Ketika Brivio mundur, tanggung jawabnya dibagi dan dikerjakan banyak orang. Tentu saja, beban tambahan membuat mereka tidak bisa maksimal menjalankan tugas intinya.

“Saya kira mereka perlu menemukan solusi untuk direktur. Kami lihat selama tahun ini, situasinya tak mudah. Mungkin project leader kami (Shinichi Sahara) terlalu banyak bekerja. Dia perlu berkonsentrasi pada hal lain,” ujarnya dalam situs resmi MotoGP

Pembalap 25 tahun tersebut mengalami penurunan kinerja secara drastis dibanding sebelumnya. Jika musim lalu, ia mampu menutup musim pada urutan ketiga dan tiga podium.

Sekarang, Rins sulit beranjak dari peringkat ke-12. Prestasi terbaik adalah runner-up MotoGP Inggris. Kinerja GSX-RR yang kurang optimal dan seringnya pembalap itu jatuh, berdampak besar pada mental dan pencapaiannya.

“Itu bukan awal musim terbaik kami. Saya mendapat hasil posisi kelima dan keempat di Qatar. Kemudian, saya crash empat kali beruntun. Ini membuat saya tersingkir dari perebutan gelar juara,” katanya.

“Kami memulai sangat kuat di bagian pertama, tapi kami mulai sering jatuh. Ketika Anda mengalami crash hari demi hari, sangat sulit. Banyak orang yang mengritik Anda, tidak mudah secara mental.”

Beruntung, ia punya tim dan orang-orang terdekat yang selalu menyemangatinya untuk bangkit dan fokus pada sasaran awal.

Baca Juga:

“Dengan tim dan orang-orang di sekitar, Anda mencoba fokus dan terus bekerja lebih keras,” Rins melanjutkan.

Suzuki mengalami masalah yang berhubungan dengan aerodinamika, justru saat beberapa rival mengembangkan alat tempur secara signifikan. Padahal, pabrikan Hamamatsu itu sudah memproduksi motor yang mampu bersaing dari sisi kecepatan. Namun, modal kecepatan saja tak cukup karena ada faktor lain yang berperan.

“Pastinya kecepatan ada di sana, tapi kami perlu menganalisis dan kami perlu menemukan lagi kompromi antara batas dan garis itu. Maksud saya, kami tahu punya motor bagus, motor kuat dan pembalap bagus. Mari gabungkan semuanya,” tuturnya.

“Tahun lalu, kami cukup kuat. Kami dapat menjaga kecepatan pada bagian akhir balapan, dengan ban. Musim ini, langkah tersebut sangat sulit dilakukan, mungkin tim lain melakukan pengembangan jauh lebih baik dari Suzuki. Tapi, kami sangat kesulitan pada bagian akhir kompetisi.

“Kedua pembalap (Rins dan Joan Mir, red.) punya masalah serupa. Kami menyampaikan komentar yang sama kepada para insinyur dari Jepang.

“Kami kalah sedikit dari sisi aerodinamika dibanding lainnya, juga rear ride height device. Suzuki butuh waktu untuk membawa itu kepada kami. Kami perlu waktu untuk membiasakan diri, menggunakannya, mendapatkan set-up yang tepat.”

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Suzuki MotoGP

Rins sudah mencoba GSX-RR untuk musim 2022 dalam tes di Misano. Sejauh ini, ia merasa puas dengan kinerja prototipe awal itu.

“Dalam tes Misano, kami mencoba mesin 2022, sasis berbeda, dan tampaknya kami akan kembali lebih baik daripada musim ini. Kami punya waktu lebih banyak di trek. Anda bisa mencoba dan menguji banyak komponen,” ayah dari bayi bernama Lucas itu menjelaskan.

“Untuk bagian terakhir musim ini, saya merasa jauh lebih kuat. Kami punya paket bagus, mirip tahun lalu tapi sedikit lebih baik jadi mari mencoba segala upaya untuk mencoba jadi nomor satu sejak awal musim 2022.”

dibagikan
komentar
Andrea Dovizioso : Saya Kaget Tak Punya Batasan Fisik di Yamaha
Artikel sebelumnya

Andrea Dovizioso : Saya Kaget Tak Punya Batasan Fisik di Yamaha

Artikel berikutnya

Marc Marquez dalam Bentuk Terbaik Hadapi MotoGP Emilia Romagna

Marc Marquez dalam Bentuk Terbaik Hadapi MotoGP Emilia Romagna
Muat komentar