Alex Rins Ungkap Pertimbangan Singkirkan Tawaran Ducati

Alex Rins mengungkapkan alasannya memilih Honda daripada Ducati, padahal sudah ada pembicaraan dengan juara konstruktor MotoGP itu.

Setelah Suzuki memutuskan mundur, manajer Rins segera menjajakan pembalapnya. Talenta pembalap Spanyol tersebut luar biasa sehingga tak sulit mencari peminat.

Konon ia menarik perhatian Ducati dan Honda untuk ditempatkan di tim satelit. Dengan dukungan Estrella Galicia, sebagai sponsor, dia bisa melangkah ke RNF Racing (Aprilia), Gresini Racing atau LCR.

Namun, setelah melihat penawaran yang diberikan, ia mantap memilih skuad yang dipimpin Lucio Cecchinello.

“Saya mempertimbangkan opsi dari Ducati, dengan Gresini, dan Honda. Namun, Ducati tak memberikan motor pabrikan terbaru dan Honda menawarkan kemungkinan itu,” ia menjelaskan.

“Ini adalah proyek yang menarik karena motor tidak beraksi sangat baik dalam hal hasil. Jadi kami akan lihat apa yang bisa dilakukan.”

Rins memastikan bakal total membantu Honda dalam pengembangan motor dan prestasi. Ia akan memanfaatkan pengalaman di Suzuki.

Baca Juga:

“Saya suka tantangan yang dihadirkan kepada saya di depan. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan Suzuki, jadi kami akan berusaha sebaik mungkin dengan Honda,” tuturnya selepas MotoGP Belanda, di Sirkuit Assen, Minggu (26/6/2022).

Sinyal bahwa Rins bakal pindah ke LCR mulai jelas usai Gresini Racing mengumumkan bakal menyandingkan Alex Marquez dengan Fabio Di Giannantonio.

“Dengan perekrutan Alex Marquez oleh Gresini, setiap orang bisa membayangkan di mana saya bakal balapan tahun depan. Perekrutan saya tidak resmi, tapi kami sudah sangat dekat. Hanya tinggal tanda tangan yang belum,” pembalap asal Barcelona itu menambahkan.

Rins bakal berada di bawah payung dengan rekan setimnya saat ini Joan Mir. Juara dunia MotoGP 2020 sudah mengunci kesepakatan dengan Repsol Honda, tandem dengan Marc Marquez.

Mereka harus bahu-membahu menyiapkan motor tahan banting dan kompetitif agar lebih nyaman berkendara. Sebab selama ini, motor dibangun dengan patokan Marquez. Hal ini yang membuat penunggang RC213V lain kesusahan, termasuk Pol Espargaro dan adik sang juara dunia MotoGP enam kali.

Di Assen, Rins memulai dari grid kesembilan, sempat mundur hingga enam posisi sebelum bisa melakukan perbaikan. Ia melintasi garis finis di urutan ke-10.

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
10 Hal Menarik Seputar Marco Bezzecchi: Cabai sebagai Azimat
Artikel sebelumnya

10 Hal Menarik Seputar Marco Bezzecchi: Cabai sebagai Azimat

Artikel berikutnya

Sukses Pecco Bagnaia di Assen Kemenangan Ke-60 Tim Pabrikan Ducati

Sukses Pecco Bagnaia di Assen Kemenangan Ke-60 Tim Pabrikan Ducati