Usai sukses di F1, Petronas kini membidik MotoGP

dibagikan
komentar
Usai sukses di F1, Petronas kini membidik MotoGP
Oleh:
27 Nov 2018 16.06

Menyepakati kontrak sebagai sponsor utama tim satelit Yamaha MotoGP adalah upaya Petronas untuk mengulang kesuksesan yang telah dinikmatinya di Formula 1 bersama Mercedes.

Ketika perusahaan minyak dan gas Malaysia itu memiliki peluang, bos Petronas tak ragu merambah MotoGP. Memasuki kelas premier sebagai sponsor tim yang didukung pabrikan bukanlah kesempatan yang datang setiap hari.

Berkolaborasi dengan Mercedes, menghasilkan lima gelar juara pembalap dalam lima musim terakhir, merupakan buah kesuksesan Petronas selama berkiprah di F1. Dan hal tersebut menyediakan cetak biru demi memetik prestasi bergengsi pada dunia roda dua.

Keputusan Tech 3 yang memilih KTM, sekaligus mengakhiri kerja sama 20 tahun bersama Yamaha, membuka jalan bagi SIC Racing – tim balap milik Sepang International Circuit – untuk mengisi posisi kosong beserta dukungan dari Petronas.

Jika sebelumnya menurunkan motor berusia satu tahun lebih tua, maka Petronas SRT memiliki hubungan jauh lebih dekat dengan Yamaha. Franco Morbidelli mendapat spesifikasi pabrikan, sama seperti duet Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Dikomandoi oleh Johan Stigefelt yang menjabat Team Director, serta Wilco Zeelenberg bertindak sebagai Team Manager – mantan tangan kanan Jorge Lorenzo – Petronas Yamaha SRT menargetkan bertahan pada tahun pertama, dan kemudian terus meningkat.

Persis yang diharapkan Petronas dalam proyek ini, dari segi hasil maupun penerapan teknologi. Lagi pula, tidak ada ujian lebih baik dalam balap motor ketimbang MotoGP. Dan hal tersebut merupakan motivasi utama bagi sang perusahaan minyak dan gas untuk memulai petualangan baru.

“Balap motor adalah salah satu disiplin yang paling populer di kalangan anak muda di Malaysia,” ucap Noor Afiza Mohd Yusof, Petronas Senior General Manager of Group Strategic Communications, kepada Motorsport.com.

“Kami telah memasok pelumas dan minyak untuk tim Mercedes F1, dan hasilnya bagus. Sekarang kami ingin menemukan kesuksesan itu di MotoGP.

“Kami harus kembali, karena tidak semua hal yang telah memberi kami kesuksesan di F1 dapat diterapkan pada MotoGP. Apa yang kami inginkan adalah dapat mengembangkan produk kami di bangku tes sesuai tuntutan kejuaraan ini. Kami bukan hanya sponsor untuk Yamaha, tapi kami juga bagian dari tim dan kami akan hadir di setiap Grand Prix,” imbuhnya.

Baca Juga:

Sedangkan penggerak utama di balik proyek ambisius Petronas Yamaha SRT adalah CEO Sepang International Circuit, Dato’ Razlan Razali. Dialah yang bertanggung jawab atas semua komunikasi dengan berbagai pihak dan membuat semuanya selaras ketika ada kesempatan.

“Kami tidak berencana masuk ke MotoGP, meskipun jelas itu keinginan kami. Dengan Yamaha, semuanya tergantung pada anggaran. Sesederhana itu,” tukas Razlan.

“Awalnya kami ingin kedua pembalap memiliki motor pabrikan. Tetapi tidak masuk akal untuk membelanjakan uang untuk motor pabrikan ketika Fabio [Quartararo, pembalap kedua tim] perlu belajar dan terbiasa dengan kelas premier.

“Kami berharap banyak dari Franco. Dia datang setelah menjadi rookie terbaik pada musim [2018]. Dia benar-benar membuat kami terkesan selama dua hari pertama [tes Valencia pekan lalu]. Kami ingin menjadi tim independen teratas dan dia ingin menjadi pembalap independen teratas. Itu sebabnya dia akan memiliki motor pabrikan,” paparnya.

Event launching Petronas Yamaha SRT kemungkinan dihelat di Sepang, sebelum tes pramusim 2019, yang dijadwalkan akan berlangsung pada 6-8 Februari tahun depan.

Slider
List

Franco Morbidelli and Fabio Quartararo and the rest of the SIC Racing Team

Franco Morbidelli and Fabio Quartararo and the rest of the SIC Racing Team
1/10

Wilco Zeelenberg, Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, Razlan Razali, Petronas Yamaha SRT

Wilco Zeelenberg, Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, Razlan Razali, Petronas Yamaha SRT
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT and Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT and Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT and Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT and Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Razlan Razali, Johan Stigefelt, Petronas Yamaha SRT

Razlan Razali, Johan Stigefelt, Petronas Yamaha SRT
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Ada kemungkinan Folger dapat wild card 2019

Artikel sebelumnya

Ada kemungkinan Folger dapat wild card 2019

Next article

Menderita gastritis, Espargaro absen tes Jerez

Menderita gastritis, Espargaro absen tes Jerez
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Franco Morbidelli , Fabio Quartararo
Tim SIC Racing Team
Penulis Oriol Puigdemont