Andrea Dovizioso Kecewa Gagal Finis 10 Besar MotoGP Amerika

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Andrea Dovizioso, gagal finis 10 besar akibat start yang buruk dan gagal mengeluarkan potensi Yamaha YZR-M1.

Andrea Dovizioso Kecewa Gagal Finis 10 Besar MotoGP Amerika

Dovizioso menunjukkan penampilan bagus sepanjang Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, dengan start dari grid ke-14.

Sayang, pembalap asal Italia itu tak memiliki start yang bagus karena mengalami masalah teknis yang membuatnya kehilangan banyak posisi.

Menggunakan M1 2019 membuat Andrea Dovizioso tidak dapat melakukan banyak hal, bahkan harus berjuang keras untuk finis di zona poin.

“Saya sangat kecewa dengan kinerja saya saat start, karena mesin saya hampir mati. Saya memiliki beberapa masalah dengan motor yang sedang kami periksa,” kata Dovizioso seperti dilansir Speedweek.

“Saya kehilangan banyak posisi akibat insiden itu dan dengan akselerasi yang kami miliki, sangat sulit untuk mengambil alih posisi. Pada akhirnya kecepatan saya cukup bagus dan konsisten.”

Baca Juga:

Meski menggunakan motor dua tahun lebih tua, Andrea Dovizioso sebenarnya memiliki peluang untuk finis di posisi yang lebih baik.

Karakter Sirkuit Austin yang tak begitu bersahabat dengan motor Yamaha, bisa diatasi dengan baik oleh Dovizioso. Itu menunjukkan bahwa pembalap 35 tahun itu belum habis dan masih mampu memperjuangkan hasil terbaik.

“Saya kecewa karena tidak berhasil mengeluarkan sepenuhnya potensi motor. Kami mampu finis di 10 besar, jika tak memiliki start yang buruk,” ujarnya.

“Progres yang kami perlihatkan sangat bagus sejak di Misano, tapi kami harus tetap meningkatkan performa motor. Akselerasi menjadi titik terlemah kami.”

Kurva Andrea Dovizioso selama mengendarai motor Yamaha jelas mengarah ke atas. Meski baru melakoni dua balapan dengan M1 2019.

Di Misano, Dovizioso tertinggal 42,587 detik dari pemenang balapan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo). Sedangkan di Austin, ia melewati garis finis di urutan ke-13 dan berjarak 25,307 detik dari Marc Marquez (Repsol Honda) yang menguasai lomba.

Pada balapan kedua di Misano, 24 Oktober mendatang, diyakini mantan pembalap Ducati itu akan melaju lebih cepat karena sudah memahami apa yang bisa dilakukannya dengan motor di sana.

Pada dua seri pamungkas, Andrea Dovizioso tidak berharap banyak dan hanya ingin meningkatkan perasaannya di atas motor, sekaligus mempersiapkan dirinya menyambut tahun depan.

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Marc Marquez Berikan Podium Ke-450 Repsol Honda di Kelas Premier

Artikel sebelumnya

Marc Marquez Berikan Podium Ke-450 Repsol Honda di Kelas Premier

Artikel berikutnya

Jack Miller Murka Hadapi Perilaku Joan Mir di MotoGP Amerika

Jack Miller Murka Hadapi Perilaku Joan Mir di MotoGP Amerika
Muat komentar