Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Apakah Bintang World Superbike Razgatlioglu Solusi yang Tepat untuk Tim MotoGP?

OPINI: Juara World Superbike 2021 Toprak Razgatlioglu tidak merahasiakan keinginannya untuk bergabung dengan MotoGP. Seiring dengan bursa pembalap 2025 sedang bergerak, manajernya terus menggembar-gemborkan tawaran potensial. Namun, haruskah ia benar-benar mengambil langkah tersebut?

Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad WorldSBK Team

Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad WorldSBK Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Manajer Toprak Razgatlioglu, Kenan Sofuoglu, mengatakan bahwa "ada tim-tim yang menginginkan" pembalap asal Turki tersebut untuk membalap di MotoGP tahun depan, meskipun ia masih terikat kontrak dengan BMW World Superbike hingga akhir 2025.

Bursa pembalap MotoGP 2025 telah dimulai dalam beberapa pekan terakhir setelah pengumuman mengejutkan dari Ducati bahwa mereka akan membawa Marc Marquez ke dalam tim pabrikannya.

Hal itu memulai reaksi berantai dari berbagai pergerakan, dimulai dengan penandatanganan Jorge Martin untuk Aprilia, dan diikuti dengan Maverick Vinales dan Enea Bastianini yang menandatangani kontrak dengan KTM, sementara Marco Bezzecchi juga pindah ke Aprilia.

Di tempat lain, sepertinya juara dunia MotoGP 2020 Joan Mir akan tetap bersama Honda selama dua tahun lagi - sesuai laporan Motorsport.com - dan Pramac tampaknya makin dekat dengan kepindahannya ke Yamaha pada 2025.

Dalam beberapa pekan ke depan, sebagian besar grid 2025 kemungkinan besar akan sudah ditetapkan.

Jadi, di mana posisi Razgatlioglu dalam hal ini?

Baca Juga:

Superstar asal Turki ini menjadi daya tarik terbesar WSBK dalam beberapa tahun terakhir, saat ia akhirnya mengakhiri dominasi Jonathan Rea dan Kawasaki di seri ini pada 2021 dan menyangkal gelar ketujuh secara beruntun bagi pembalap asal Irlandia tersebut.

Selaras dengan Yamaha pada saat itu, ada desas-desus bahwa Razgatlioglu akan pindah ke MotoGP bersama pabrikan Jepang tersebut.

Razgatlioglu menguji M1 di Jerez awal tahun lalu dan terpaut sekitar satu detik dari pembalap penguji Yamaha, Cal Crutchlow, di Grand Prix Spanyol. Itu adalah tes yang cukup signifikan bagi para petinggi Yamaha yang hadir, tetapi waktu putaran yang mengecewakan - meskipun dengan sedikit waktu untuk beradaptasi dengan motor - menimbulkan keraguan.

Harapan untuk tampil di MotoGP 2024 pun sirna ketika bos Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan kepada media di Austin pada April lalu, bahwa tim ini tidak mungkin memiliki skuad satelit untuk musim berikutnya, dan tidak dapat menggantikan pembalap yang sudah berpengalaman, Franco Morbidelli, dengan seorang pemula, Razgatlioglu.

Pada Mei tahun itu, pembalap asal Turki tersebut menandatangani kesepakatan dengan BMW di WSBK, dengan mengatakan, "Meskipun ada kesempatan di MotoGP, saya tidak merasakan hubungan yang sama dengan motor MotoGP seperti yang saya rasakan di Superbike."

Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad WorldSBK Team

Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad WorldSBK Team

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Kini, pada Juni 2024, nama Razgatlioglu kembali dikaitkan dengan MotoGP.

"Kami memiliki kontrak dua tahun dengan BMW dan semuanya berjalan dengan sangat baik," kata manajernya, Sofuoglu, kepada platform OTT Motorsport.com, Motorsport.tv. "Ini berjalan dengan sangat baik sehingga Toprak mulai memiliki mimpi serius tentang MotoGP. Performa kuat Toprak menarik banyak minat dari tim-tim MotoGP.

"Dengan gabungan kedua faktor ini, Toprak mulai mengatakan 'Saya ingin MotoGP sekarang'. Tim-tim juga menginginkan Toprak. Sejauh ini semuanya berjalan dengan baik. Tapi kami harus menghormati kesepakatan kami dengan BMW. Dalam pertemuan saya dengan BMW, saya mengatakan kepada mereka bahwa Toprak ingin turun di MotoGP setelah pekerjaan yang telah ia lakukan.

"BMW belum memberikan jawaban yang jelas kepada kami. Jika BMW datang kepada kami dan mengatakan 'kami ingin mempertahankan Toprak, kami akan menghormati kesepakatan kami', kami akan menghormatinya. Saya tidak ingin menjelaskan ketentuan perjanjian terlalu banyak, kami memiliki kemungkinan untuk pergi.

"Namun, kami tidak pernah berada dalam mode 'mari kita langgar perjanjian, mari kita pergi ke tempat lain atau melakukan hal lain' dalam perjanjian apa pun yang kami buat. Jadi jika BMW mengatakan 'OK Toprak, kami tidak akan menghalangi Anda, jika Anda ingin pergi ke MotoGP, Anda bisa pergi tahun depan', maka kami bisa pergi ke MotoGP."

Sofuoglu melanjutkan dengan mengatakan bahwa "ada tim yang menginginkan Toprak. Sudah ada negosiasi".

Dalam beberapa pekan terakhir, Honda dikabarkan telah mengajukan tawaran kepada Razgatlioglu. Hal itu tampaknya tidak mungkin terjadi sekarang, dengan Honda menyetujui kontrak baru berdurasi dua tahun dengan Mir, sementara Luca Marini dan Johann Zarco telah memiliki komitmen hingga 2025.

Honda bisa saja mengubah haluan dengan kursi LCR kedua, yang secara khusus disiapkan untuk pembalap Jepang, meskipun hal ini sudah ditetapkan sejak 2018. Pada tahap ini, menukar Takaaki Nakagami dengan Razgatlioglu tidak masuk akal untuk sebuah tim yang sedang dalam tahap pembangunan kembali.

Toprak Razgatlioglu, Pata Yamaha WorldSBK, Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WSBK

Toprak Razgatlioglu, Pata Yamaha WorldSBK, Jonathan Rea, Kawasaki Racing Team WSBK

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Rider Turki itu mengonfirmasi kepada Motorsport.com bahwa Yamaha adalah pabrikan yang telah melakukan negosiasi. Mereka belum mengumumkan rekan setim Fabio Quartararo untuk tahun depan di skuad pabrikan, meskipun untuk alasan yang sama seperti Honda, Yamaha mengganti pemenang grand prix yang sudah terbukti dalam diri Alex Rins dengan pembalap di luar ekosistem MotoGP sepertinya tidak masuk akal.

Jika Pramac benar-benar menjadi mitra satelit Yamaha, memiliki nama besar seperti Razgatlioglu dalam warna tim akan mengurangi pukulan kehilangan pemimpin kejuaraan Jorge Martin dan kesempatan untuk memperebutkan gelar tahun depan dengan meninggalkan Ducati tentu akan membawa keuntungan dalam jangka pendek.

Razgatlioglu, bisa dimengerti, sangat ingin pindah ke MotoGP lebih cepat daripada nanti. Pada usia 27 tahun, meski belum terlalu tua, namun kesempatan baginya untuk pindah ke MotoGP makin dekat.

Seiring berjalannya waktu, tidak diragukan lagi bahwa Razgatlioglu dapat berkembang menjadi pembalap grand prix yang tangguh. Namun, level di MotoGP saat ini sudah sedemikian rupa sehingga waktu bukanlah sesuatu yang dimiliki oleh pembalap baru, apalagi pembalap yang memiliki ekspektasi tinggi.

Keahlian Razgatlioglu di atas Superbike telah menciptakan banyak sorotan selama ia berkiprah di WSBK, dan ia kini melakukan sesuatu yang hanya akan menjadi hal yang baik untuk seri tersebut dalam jangka panjang.

Tahun-tahun dominasi Rea/Kawasaki, meskipun memiliki momen-momen yang kuat, namun setelah beberapa waktu kemudian, dominasi tersebut mulai berkurang. Penaklukan Ducati atas gelar juara dalam dua tahun terakhir (dengan Razgatlioglu sebagai runner-up di atas Yamaha) telah berjalan seiring dengan dominasinya di MotoGP, dengan tim asal Italia ini mencaplok piala-piala di level tertinggi. Hal ini patut diapresiasi, namun persaingan adalah sesuatu yang didambakan oleh setiap penggemar balap.

Dan WSBK tahun ini memiliki hal tersebut. Razgatlioglu saat ini memimpin klasemen dengan 21 poin setelah empat putaran dan enam kemenangan, melakukannya dengan paket BMW yang telah berjuang selama beberapa tahun di berbagai tangan untuk menjadi sekompetitif yang ditunjukkan oleh pembalap Turki ini.

MotoGP menikmati masa-masa indahnya pada tahun 2024. Melihat lebih jauh ke depan, sulit untuk melihat bahwa MotoGP membutuhkan Razgatlioglu lebih dari yang ia inginkan.

Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad WorldSBK Team

Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad WorldSBK Team

Photo by: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Agen Martin Yakin Perlakuan Ducati pada Kliennya Tak Berubah
Artikel berikutnya Cecchinello: Ducati Ingin Buka Pasar Asia dengan Marquez

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia