Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP Dutch GP

Aprilia Akui Duetkan Pembalap Baru Tak Ideal untuk Tim

Aprilia sadar bahwa memulai MotoGP 2025 dengan dua pembalap baru, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, tidak akan ideal.

Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team

Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pabrikan Noale mengatakan bahwa beradaptasi dengan jajaran pembalap MotoGP anyar masih menjadi satu-satunya "tanda tanya" bagi tim ini saat mereka bersiap untuk menyambut kedatangan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi dari Ducati.

Konsekuensinya Aprilia harus merombak program MotoGP dengan dua wajah baru tersebut. Apalagi kompas pengembangan mereka selama bertahun-tahun akan hengkang demi jadi pembalap tes Honda. Sementara, Maverick Vinales melompat ke tim satelit Tech3 KTM setelah tiga tahun menjadi pilar mereka.

CEO Massimo Rivola, mengakui situasi belum musim depan tak ideal. Namun, ia juga yakin, baik Martin maupun Bezzecchi merupakan kandidat yang tepat untuk memimpin tim melewati fase transisi.

Baca Juga:

"Itulah satu-satunya tanda tanya yang kami miliki karena tidak ideal untuk mengganti dua rider secara bersamaan," ujarnya. "Namun dengan dua talenta yang bagus, kami bertaruh pada kuda yang tepat. Memang tidak ideal, tapi kami juga memiliki tim satelit dan saya harap tim satelit (Trackhouse) bisa memberikan sedikit kesinambungan.

"Sekali lagi, ini tidak ideal, tetapi ketika Anda memiliki pasangan seperti Martin dan Bezzecchi, Anda pasti senang."

Espargaro dan Vinales akan pindah ke pabrikan lain pada tahun 2025 setelah kepergian mereka dari Aprilia, meskipun penunjukan Vinales di Honda belum diumumkan secara resmi.

Ketika ditanya siapa yang akan membantu memimpin pengembangan motor di sisa musim ini, karena Aprilia tidak ingin Espargaro dan Vinales membawa rahasia teknologinya ke tim lain, Rivola menekankan bahwa penting untuk tidak meremehkan kerja keras pembalap penguji Lorenzo Savadori, yang telah mengorbankan hasil di balapan wild card untuk mengasah RS-GP lebih lanjut.

Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team

Marco Bezzecchi, VR46 Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Sejujurnya kami harus memberikan penghargaan kepada Lorenzo Savadori yang telah menjadi pembalap penguji kami selama bertahun-tahun," ia menambahkan.

"Motor ini terlihat tidak terlalu kompetitif saat ia melakukan wildcard. Menurut saya, ia sedikit menjadi korban kami. Anda harus memiliki sikap dan kecintaan pada tim, pabrik, pabrikan untuk melakukan apa yang harus Anda lakukan. Dan sejauh ini, kami selalu berada di arah yang benar.

"Tentu saja bantuan dari gaya membalap Maverick memberi kami dorongan tambahan untuk pengembangan karena Aleix sudah bersama kami selama bertahun-tahun dan tentu saja memiliki tim satelit juga merupakan langkah maju.

"Sebentar lagi akan ada empat RS-GP 24 (dengan pembalap Trackhouse, Raul Fernandez, yang juga akan mendapatkan sasis dengan spesifikasi terbaru), jadi ini adalah cara lain untuk melangkah maju.

"Tapi, kami rasa tim desain dan tim penguji di Noale sudah melakukan pekerjaan yang bagus. Tentu saja masih belum cukup dan saya tahu itu tidak akan pernah cukup. Namun kami sangat mengandalkan dan percaya pada pekerjaan mereka."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Assen Hormati Rossi dengan Bus Pengangkut Penonton Nomor 46
Artikel berikutnya Uccio: Mengucapkan Selamat Tinggal pada Bezzecchi Pahit bagi VR46

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia