Aprilia Klaim Aleix Espargaro Terlalu Sering Blunder

Aleix Espargaro adalah ujung tombak Aprilia Racing pada MotoGP 2020, namun kerap mengalami crash atau terjatuh. Penyebabnya, sang rider dianggap terlalu membebani diri sendiri.

Aprilia Klaim Aleix Espargaro Terlalu Sering Blunder

Espargaro kembali menjalankan perannya sebagai "pemimpin" tim pada MotoGP musim lalu setelah Andrea Iannone terpaksa absen gara-gara tersandung kasus doping.

Pembalap asal Spanyol tersebut secara konsisten menjadi pembalap Aprilia tercepat. Tetapi, Espargaro cuma mampu menempati posisi ke-17 klasemen akhir MotoGP 2020.

Ia juga belum berhasil mempersembahkan podium untuk Aprilia sejak bergabung pada 2017 lalu. Pencapaian terbaiknya adalah posisi keenam, yang diraih tiga kali.

Musim lalu, posisi finis tertinggi Espargaro yakni urutan kedelapan di MotoGP Portugal. Yang membuatnya gagal maksimal adalah seringnya pembalap 31 tahun itu terjatuh.

Baca Juga:

Espargaro terhitung 12 kali mengalami crash sepanjang musim lalu. Jumlah tersebut hanya lebih sedikit dibandingkan Johann Zarco (15 kali) dan Alex Marquez (14).

"Aleix memulai musim dengan ekspektasi tinggi, mungkin terlalu tinggi. Itu sebabnya dia berada di bawah tekanan," ujar Direktur Balap Aprilia Romano Albesiano.

"Dia membuat lebih banyak blunder dari yang diperkirakan. Namun itu adalah bagian dari balapan. Kami senang punya pembalap yang selalu punya motivasi tinggi."

Terlepas dari seringnya Espargaro jatuh, tim tetap menaruh harapan. Aprilia percaya kakak Pol Espargaro itu adalah sosok tepat untuk membawa mereka berprogres.

"Aleix merupakan pembalap teratas kami. Dia sangat cepat dan bisa mengeluarkan 100 persen potensi mesin (motor). Dia referensi kami," tutur Albesiano.

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, saat tampil dalam MotoGP Portugal 2020.

Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, saat tampil dalam MotoGP Portugal 2020.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Puig Ingin Honda Lupakan MotoGP 2020

Artikel sebelumnya

Puig Ingin Honda Lupakan MotoGP 2020

Artikel berikutnya

Nakagami Tak Sangka Honda Beri Dukungan Penuh

Nakagami Tak Sangka Honda Beri Dukungan Penuh
Muat komentar