Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Breaking news
MotoGP Tes MotoGP Sepang

Aprilia Uji Perangkat untuk Turunkan Bagian Depan RS-GP 22

Aprilia ternyata sudah mengaplikasikan perangkat semiotomatis untuk menurunkan bagian depan RS-GP 22 dalam tes pramusim MotoGP 2022 di Sepang.

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team

Skuad yang masih punya konsesi itu mengirim sinyal bahaya kepada lawan dengan memuncaki uji coba hari pertama, Sabtu (6/2/2022). Keesokan hari, Aleix Espargaro bahkan hanya terpaut 0,026 detik di belakang Enea Bastianini, yang memecahkan rekor waktu tercepat di Sepang.

Dari sisi aerodinamika, skuad dari Noale tersebut paling seimbang di antara lawan. Espargaro dan Maverick Vinales mulus saat menikung. Wajar saja, Aprilia punya kesempatan menguji coba motor juga saat Shakedown.

Situasi ini membuat delegasi teknik FIM ingin menaruh curiga dan ingin meninjau sayap dan fairing, sebelum melakukan homologasi RS-GP 22. Espargaro mengungkapkan mereka sedang mengembangkan komponen untuk merendahkan motor.

“Motor ini berbeda dari tahun lalu. Meski saya belum siap simulasi balapan, saya sudah meminta melakukan putaran lama untuk mengetahui reaksi mereka,” ujarnya.

“Saya melaju 12 putaran beruntun dan saya menyadari ada perbedaan dengan versi 2021. Dalam lap tercepat, ada peningkatan saat melaju di tikungan dan tenaga mesin. Manajemen ban dan konsumsi berbeda, sungguh menarik melakukan beberapa kilometer lagi pada tes berikutnya.”

Direktur teknik Aprilia, Romano Albesiano, menegaskan terlalu dini membuat perbandingan terutama dengan motor lawan.

Baca Juga:

“Motor kami memang sudah jauh lebih baik, lawan juga bisa dikatakan demikian, tapi kami akan bisa melihatnya dalam balapan. Untuk sekarang, sangat sulit membuat perbandingan dengan lainnya karena setelah periode pembekuan pengembangan akibat Covid-19, semua membawa sesuatu yang baru untuk dicoba,” katanya.

“Kami mencoba analisis dibandingkan dengan terakhir kali, kami datang kemari dan kami lebih cepat, setengah detik dalam pace balapan dan satu detik pada satu lap!”

Lebih Ringkas

RS-GP 22 didesain lebih ringkas dari sisi dimensi dan aerodinamika berfungsi dengan sangat baik, dibuktikan dengan tidak ada keluhan pembalap soal udara.

“Hal terbaik ketika masuk ke tikungan, Anda bisa membuat jalur yang sempit. Aprilia melakukan pekerjaan dengan baik karena tak muda berkembang di area ini, jika mempertimbangkan jumlah komponen yang terlibat,” tutur Espargaro.

“Motor ini bukan sebuah revolusi, tapi itu melambangkan evolusi RS-GP 21, lebih gesit dan lebih kecil. Saya masih menderita dari beberapa vibrasi seperti 2019 di trek ini dan kami perlu menemukan cara untuk mengeliminasi mereka karena itu berimbas pada performa.

“Area penting lainnya yang berkembang adalah mesin. Kami membuat perbaikan, meski belum cukup.”

Kabarnya mesin RS-GP22 terbaru kurang dari 10-15hp dari produksi Ducati, yang jadi acuan di trek sekarang.

“Sasis berbeda dan distribusi bobot berubah. Sejak momen pertama, saya sadar ada peningkatan di tikungan lambat, sedangkan pada tikungan cepat, ada vibrasi yang membatasi potensi kami,” pembalap Spanyol itu mengungkapkan.

“Maverick dan saya menutup gas sebelum menikung karena vibrasi atau tidak, ada ketakutan terlalu berlebihan melakukannya. Kami mencoba banyak hal untuk mengatasi masalah yang terjadi di Sepang, tapi kami belum menemukan solusi.”

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team

Foto oleh: MotoGP

Ducati sudah punya perangkat untuk menurunkan bagian depan, sedangkan Aprilia baru menguji sistem itu.

“Aprilia bekerja sangat baik dengan sistem-sistem tersebut. Kami bukan yang pertama mengembangkan itu, tapi kami merupakan yang terbaik. Saya sudah mencoba tiga sistem berbeda dan Maverick menguji yang lain,” Espargaro menerangkan.

“Bisa dikatakan, perangkat semiotomatis untuk menurunkan motor merupakan sumber pengeluaran penting (jadi mereka lebih senang tanpa perangkat itu), tapi jika mereka harus bertarung, di Noale, mereka akan melakukan dengan semuanya.”

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Enea Bastianini Ungkap Perbedaan Besar Motor Ducati
Artikel berikutnya Dovizioso Tiru Cara Fabio Quartararo Kendalikan YZR-M1

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia