MotoGP
28 Mar
Event selesai
04 Apr
Event selesai
R
MotoGP Portugal
18 Apr
FP1 dalam
2 hari
12 Mei
Event berikutnya
29 hari
Selengkapnya:

Assen kehilangan sosok 'Mister TT'

Kabar duka datang dari motorsport. Jaap Timmer, atau lebih dikenal sebagai ‘Mister TT’, meninggal dunia pada Jumat (24/2) dini hari. Ia merupakan tokoh penting di balik Sirkuit TT Assen, Belanda.

Assen kehilangan sosok 'Mister TT'

Lahir dan dibesarkan di Assen, Timmer terlibat aktif dengan Sirkuit TT sepanjang hidupnya. Ia bertugas sebagai komentator balapan dan lalu menjalankan peran dalam struktur organisasi.

Pada 1973, Timmer bergabung dengan yayasan Circuit van Drenthe, dan ia menjadi presiden dari 1978 hingga 1988. Selama 25 tahun dihabiskannya sebagai anggota dewan, sebelum kemudian pensiun pada 2007.

Timmer juga merupakan salah satu founder ROPA (Racing Organizers Grand Prix Association/Asosiasi Penyelenggara Balap Grand Prix).

Gairahnya terhadap balapan dan kecintaan dengan Sirkuit TT membuat ia dijuluki ‘Mister TT’, karena sosoknya yang sangat familiar bagi mereka yang kerap balapan di Assen.

“Komunitas TT Assen terkejut dan sedih dengan meninggalnya Jaap Timmer. Sebelum Anda menyadari apa yang terjadi, Jaap telah meninggalkan kita,” tutur Presiden Sirkuit TT Assen, Arjan Bos kepada MotoGP.com.

“Duka dan simpati mendalam untuk keluarganya. Kami berharap mereka menemukan kekuatan untuk menghadapi kehilangan besar ini.

“Jaap Timmer adalah Mister TT dan dia memiliki pencapaian sangat hebat bagi motorsport global, khususnya Sirkuit TT Assen.

“Dia merupakan anggota dewan selama 25 tahun, dengan 10 tahun di antaranya menjabat sebagai presiden. Energi dan kreativitasnya merupakan sumber inspirasi banyak orang. Kami akan merindukan komitmen dan kepribadiannya.”

dibagikan
komentar
KTM targetkan bentuk tim satelit pada 2018

Artikel sebelumnya

KTM targetkan bentuk tim satelit pada 2018

Artikel berikutnya

Espargaro lebih percaya diri bersama Aprilia

Espargaro lebih percaya diri bersama Aprilia
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Penulis Scherazade Mulia Saraswati