Bagnaia: Posisi Tidak Pas untuk Lihat Bendera Kuning

Pembalap Ducati, Francesco "Pecco" Bagnaia, mengaku dirinya tidak melihat Bendera Kuning berkibar usai insiden Miguel Oliveira yang membuat waktu lapnya dibatalkan dalam kualifikasi MotoGP Portugal.

Bagnaia: Posisi Tidak Pas untuk Lihat Bendera Kuning

Francesco Bagnaia berhasil mencatatkan lap terbaik 1 menit 38,494 detik dan seharusnya membuatnya menempati pole position. Tetapi Stewards memutuskan membatalkan lap tersebut karena Pecco dianggap melanggar aturan Bendera Kuning (Yellow Flag).

Rider KTM, Miguel Oliveira, yang mengalami crash di Tikungan 9 membuat Bendera Kuning dikibarkan. Namun posisi Yellow Flag dikibarkan ada di sisi kanan, sedangkan Tikungan 9 mengarah ke kiri yang membuat pembalap sulit melihatnya.

Oleh karena itu, Bagnaia terus memacu motornya untuk mendapatkan lap terbaik demi pole position. Setelah waktu lapnya dibatalkan, pembalap Italia itu mengaku menerimanya, namun ia meminta Stewards membuat aturan yang lebih jelas tentang hal ini.

“Anda harus menghormati aturan. Tapi menurut saya, seharusnya ada kebijakan khusus, karena saat kualifikasi, semua orang memacu motor hingga batasnya. Kami hanya punya waktu 15 menit, berarti kami hanya memiliki empat lap terbaik,” ujar Pecco.

“Saya sebenarnya tidak setuju dengan aturan ini, karena menurut saya, seharusnya ada regulasi berbeda di kualifikasi. Tapi, jika aturannya seperti itu, kami harus menghargainya.”

Baca Juga:

Akibat pembatalan itu, Bagnaia harus start dari grid ke-11 MotoGP Portugal, karena ia tak memiliki waktu untuk melakukan time attack. Francesco Bagnaia pun meminta Stewards menempatkan Bendera Kuning di posisi yang terlihat dengan jelas.

“Jika mereka menempatkannya di posisi yang tepat, Anda bisa melihatnya. Seperti saat Jorge Martin dan Johann Zarco kecelakaan. Ketika saya melihat Bendera Kuning berkibar, saya langsung melambatkan laju saya. Sayang, kali ini sulit melihatnya,” ungkap sang rider.

“Anda datang dari trek menurun, posisi Bendera Kuning ada di sisi kanan dan saya sudah bersiap menikung ke kiri, jadi sulit melihatnya. Luca Marini yang ada di belakang saya juga memiliki pandangan yang sama.

“Bagaimanapun, itu aturannya, jadi Anda harus mengikutinya. Masalahnya adalah dua lap saya dibatalkan, dan hanya memiliki dua lap terbaik. Mungkin, saya lebih baik tetap berada di garasi dan melihat pembalap lain beraksi.”

 

Bagnaia harus merelakan pole position kepada Fabio Quartararo (Yamaha) yang tampil impresif sepanjang akhir pekan Grand Prix Portugal. Namun, Pecco menegaskan dirinya akan berjuang keras meraih hasil terbaik dengan melakukan start bagus.

“Saya harus start dari grid ke-11 dan akan berusaha melakukan start dengan baik untuk mengambil empat atau lima posisi di lap pertama. Strategi saya jelas berbeda karena saya akan menekan sejak start,” kata pembalap jebolan VR46 Academy itu.

“Saya sangat yakin kami akan memiliki balapan yang abgus dan mampu untuk memperjuangkan posisi lima besar. Kemenanga, menurut saya itu sangat sulit, tapi saya akan berusaha melakukan yang terbaik.”

dibagikan
komentar
Zarco Ungkap Rahasia di Balik Sukses Pembalap Prancis

Artikel sebelumnya

Zarco Ungkap Rahasia di Balik Sukses Pembalap Prancis

Artikel berikutnya

Hasil Warm Up MotoGP Portugal: Miller Ungguli Quartararo

Hasil Warm Up MotoGP Portugal: Miller Ungguli Quartararo
Muat komentar