Pecco Bagnaia: Ducati Kompetitif, tapi Perlu Waspadai Marc Marquez

Rider Ducati Francesco “Pecco” Bagnaia tiba di Circuit of The Americas (COTA) Austin usai menyabet dua kemenangan beruntun. Ia antusias menghadapi GP Amerika, namun tetap waspada dengan para rival.

Pecco Bagnaia: Ducati Kompetitif, tapi Perlu Waspadai Marc Marquez

“Saya suka treknya (COTA) dan saya pikir cocok untuk motor kami (Desmosedici), terutama setelah itu dilapisi ulang, ketidakrataan lintasan seharusnya hilang. Ducati kini adaptif dengan semua trek, tetapi kami harus berhati-hati dengan Marc (Marquez),” ujar Bagnaia.

Pembalap Italia itu memang tidak berada di puncak klasemen, namun Pecco tengah dalam momentum bagus. Ia memenangi dua balapan terakhir untuk terus menjaga asa juara dan harus melanjutkannya di Austin, Texas, Amerika Serikat (AS), akhir pekan ini.

Sang rider tiba di Austin dengan penuh energi, sadar akan kapasitasnya dan daya saing Ducati. Kendati begitu, pemuda asli Turin ingin menghadapi akhir pekan dengan kepala jernih mengingat hanya tersisa empat balapan lagi dalam MotoGP musim 2021.

“Ini trek yang saya sukai dan senang bisa kembali kemari. Saya juga merasa Austin sangat cocok untuk motor kami, oleh karena itu, akan bekerja dengan baik. Saya memenangi dua balapan terakhir, feeling saya telah tumbuh di atas motor,” kata Bagnaia.

Baca Juga:

“Saya juga menyadari bahwa ini adalah sirkuit yang menantang dan sektor pertama tak pernah mudah bagi kami dalam beberapa tahun terakhir sebab saya tidak nyaman di aspal bergelombang sebelumnya, tetapi kini permukaannya telah diperbaiki, jadi seharusnya bisa lebih baik.”

Kepada Motorsport.com di Austin, Pecco Bagnaia berbicara tentang peluangnya menang, ancaman Marc Marquez, hingga aturan track limit. Berikut petikan wawancaranya: 

Americas (COTA) adalah salah satu trek yang menjadi tempat ‘berburu’ Marc Marquez (enam kali menang, 2013-2018)…

Saya pikir Yamaha bisa cepat, namun Honda adalah motor paling kompetitif dengan Marc di atasnya. Ada banyak tikungan dan perubahan arah, jadi penting untuk memiliki tenaga yang baik.   

Apakah Anda memulai akhir pekan ini dengan perspektif bisa menang di sini?

Tahun lalu kami kuat di trek di mana kami kesulitan pada musim sebelumnya. Sekarang saya merasa Ducati melakukannya dengan baik di semua jenis trek. Sektor pertama (COTA) sangat mirip dengan Silverstone, jika tidak lebih sulit dan kompetitif, jadi ya saya rasa kami bisa bersaing di Austin. Kami punya kesempatan untuk tetap berada di depan.

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Foto oleh: Ducati Corse

COTA dianggap sebagai sirkuit paling menuntut fisik dalam kejuaraan dunia. Apakah Anda khawatir dengan itu dan apa berpikir perlu mengubah sesuatu dalam strategi Anda?

Ini akan sulit untuk seluruh pembalap. Jika saya kesulitan pada level fisik, hal yang sama pasti terjadi dengan yang lain. Tentu saja ini adalah sirkuit yang sulit, namun saya merasa Ducati kompetitif. Saya tidak akan mengubah strategi. Kami akan mulai mengendarainya dan kemudian melihat bagaimana kelanjutannya.

Marc Marquez tidak mau membalas komentar pedas Michel Fabrizio (soal ia dianggap memengaruhi gaya balap para rider muda yang terlalu berisiko)…

Pada saat-saat seperti ini, Anda harus memiliki rasa hormat dan Anda tidak perlu membuat komentar yang menyerang orang lain. Sudah cukup menyedihkan melihat apa yang terjadi.

Alex Rins (Suzuki) mengatakan bahwa di komisi keselamatan Anda telah berbicara tentang track limit. Seperti apa pendapat Anda soal tiga kali peringatan sebelum penalti diberikan?

Bagi saya tidak masalah. Untuk keselamatan, tentu lebih baik memiliki green zone, karena ketika ada rumput lebih berbahaya. Tidak perlu mengurangi peringatan, aturannya sudah benar seperti ini.     

 

dibagikan
komentar
Marc Marquez Hanya Ingin Nikmati Balapan dalam MotoGP Amerika

Artikel sebelumnya

Marc Marquez Hanya Ingin Nikmati Balapan dalam MotoGP Amerika

Artikel berikutnya

Podcast: Quartararo-Bagnaia Ketat, Marquez Bisa Mengejutkan di COTA

Podcast: Quartararo-Bagnaia Ketat, Marquez Bisa Mengejutkan di COTA
Muat komentar