Francesco Bagnaia Menang, MotoGP Dekati Rekor 2020 dan 2016

Sukses Francesco Bagnaia di MotoGP Aragon membuat kini sudah ada delapan pemenang lomba berbeda sepanjang 2021.

Francesco Bagnaia Menang, MotoGP Dekati Rekor 2020 dan 2016

Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) berhasil menjadi yang terbaik pada GP Aragon, Spanyol, seri ke-13 Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 yang digelar pada Minggu (12/9/2021) lalu.

Itulah kemenangan pertama bagi pembalap Italia, 24 tahun, tersebut di MotoGP sejak memulai karier di kelas premier pada 2019.

Sukses tersebut juga menjadi kemenangan kedua Ducati di Aragon setelah Casey Stoner melakukannya pada gelaran perdana MotoGP Aragon pada 2010.

Podium utama yang direbut Bagnaia di Aragon sekaligus menjadikannya pembalap kedelapan yang mampu merebut kemenangan di MotoGP 2021 sampai balapan ke-13.

Baca Juga:

Maverick Vinales yang kini menjadi pembalap Aprilia Racing Team Gresini menjadi pemenang pertama musim ini di MotoGP Qatar, saat masih memperkuat Monster Energy Yamaha MotoGP.

Lalu, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) lima kali menang masing-masing di Doha, Portugal, Italia, Belanda, dan Inggris. Jack Miller (Ducati Lenovo) menguasai MotoGP di Spanyol dan Prancis.

Sementara, selain Bagnaia, ada empat pembalap lain yang memenangi satu lomba, yakni duet Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira (Catalunya) dan Brad Binder (Austria); Marc Marquez (Repsol Honda) di Jerman, dan Jorge Martin (Pramac Racing) di Styria.

Dengan lima lomba yang tersisa di MotoGP 2021 dan kian sulitnya pemenang ditebak, sangat mungkin ada pembalap lain yang juga bakal mampu naik podium utama.

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, saat turun di MotoGP Prancis 2020.

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, saat turun di MotoGP Prancis 2020.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Para pembalap seperti duet Suzuki Ecstar, juara dunia Joan Mir dan Alex Rins, Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini), Pol Espargaro (Repsol Honda) yang merebut pole position di MotoGP Inggris, hingga Johann Zarco (Pramac Racing), masih mungkin untuk menang.

Dengan delapan pemenang berbeda, MotoGP 2021 kini tinggal butuh satu pemenang baru untuk menyamai rekor musim 2020 dan 2016. Rekor tersebut sangat mungkin pecah mengingat masih ada lima balapan tersisa tahun ini.

Pada 2020, kendati seri MotoGP hanya digelar dalam 14 balapan karena pandemi Covid-19, ada sembilan pembalap berbeda yang mampu memenangi balapan.

Mereka adalah Quartararo (Jerez 1, Jerez 2, dan Catalunya), Franco Morbidelli (Misano 1, Aragon 2, dan Valencia 2), Oliveira (Austria 2 dan Portugal), Binder (Brno), Andrea Dovizioso (Austria 1), Vinales (Misano 2), Danilo Petrucci (Prancis), Rins (Aragon 1), dan Mir (Valencia 1).

Podium MotoGP Jerman 2016: pemenang Marc Marquez, Repsol Honda Team, posisi kedua Cal Crutchlow, Team LCR Honda, posisi ketiga Andrea Dovizioso, Ducati Team.

Podium MotoGP Jerman 2016: pemenang Marc Marquez, Repsol Honda Team, posisi kedua Cal Crutchlow, Team LCR Honda, posisi ketiga Andrea Dovizioso, Ducati Team.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dalam kondisi normal, MotoGP 2016 menjadi musim dengan jumlah pemenang terbanyak. Saat itu, dari 18 balapan, sembilan pembalap berbeda mampu memenangi lomba. Marc Marquez yang akhirnya juara menang di Argentina, Texas, Jerman, Aragon, dan Jepang.

Berikutnya ada Jorge Lorenzo (Qatar, Prancis, Italia, dan Valencia) dan Valentino Rossi (Spanyol dan Catalunya).

Sementara, enam pembalap masing-masing memenangi satu lomba, yaitu Jack Miller (Belanda), Andrea Iannone (Austria), Cal Crutchlow (Rep. Ceko), Maverick Vinales (Inggris), Dani Pedrosa (San Marino), dan Andrea Dovizioso (Malaysia).

dibagikan
komentar
Kala Valentino Rossi Berupaya Hipnotis Pecco Bagnaia

Artikel sebelumnya

Kala Valentino Rossi Berupaya Hipnotis Pecco Bagnaia

Artikel berikutnya

7 Percobaan Overtaking Marquez terhadap Bagnaia

7 Percobaan Overtaking Marquez terhadap Bagnaia
Muat komentar