Pecco Bagnaia-Joan Mir di Bawah Tekanan Hadapi MotoGP Inggris

Para penantang utama Fabio Quartararo dalam perburuan gelar MotoGP 2021 belum memenangi race sejauh ini dan menyadari bahwa fakta tersebut perlu segera diakhiri.

Pecco Bagnaia-Joan Mir di Bawah Tekanan Hadapi MotoGP Inggris

Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, datang ke Sirkuit Silverstone untuk Grand Prix (GP) Inggris akhir pekan ini sebagai pemimpin klasemen MotoGP yang solid.

Pasalnya, El Diablo kini masih unggul 47 poin dan bakal melakukan perjalanan ke Aragon untuk balapan MotoGP selanjutnya tetap sebagai pemuncak, apa pun hasil race di Silverstone.

Rider Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia dan pembalap Suzuki Ecstar yang sekaligus juara bertahan Joan Mir merupakan penantang utama El Diablo meraih gelar MotoGP 2021.

Tetapi kontras dengan Quartararo, baik Bagnaia maupun Mir belum memenangi balapan pada musim ini. Raihan terbaik Bagnaia adalah runner-up tiga kali sementara Mir sekali P2.

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Penting bagi kami untuk memenangi balapan, tidak hanya untuk mengumpulkan poin, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri. Jika Anda telah memenangi satu balapan, maka Anda bisa memenangi yang lain," ujar Mir.

"Akan sulit untuk mengejar Fabio tanpa kemenangan. Kami semakin dekat dengan akhir musim. Tekanan terus meningkat di setiap balapan. Saya tidak punya strategi selain memberikan 100 persen di setiap balapan."

Untuk akhir pekan di Silverstone, Joan Mir percaya diri. Di masa lalu, GSX-RR bekerja dengan baik di trek fluid tersebut, Maverick Vinales dan Alex Rins pernah memberikan Suzuki kemenangan.

"Saya fokus untuk menunjukkan akhir pekan yang baik di sini dan saya pikir itu memungkinkan. Lalu saya akan melakukannya balapan demi balapan," ujar Mir soal taktiknya di sisa musim.

Pada sisi lain, Francesco Bagnaia sangat menyadari bahwa Fabio Quartararo tak mudah dikejar. Seperti halnya Joan Mir, pembalap Italia itu tertinggal 47 poin dari El Dialo.

Juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Suzuki MotoGP

Jika Quartararo telah mengantongi empat kemenangan, Bagnaia, sama dengan Mir, masih menunggu kemenangan, yang belum pernah diraihnya sejak promosi ke kelas premier pada 2019.

"Ini benar-benar tidak akan mudah. Joan dan juga saya memiliki jumlah poin yang sama. Kami tertinggal dua balapan (dari Quartararo). Kami perlu menang lebih dari satu kali," tutur Pecco, sapaan Bagnaia.

"Tahun lalu Joan menjadi juara dunia dengan hanya satu kemenangan sebab dia sangat konsisten sepanjang musim. Namun saya kira tahun ini Anda harus menang lebih dari satu race. Tak cukup hanya finis sekali di depan Fabio ketika Anda tertinggal dua balapan."

Di belakang Quartararo, Mir serta Bagnaia, ada Johann Zarco (Pramac Racing-Ducati), pembalap yang juga belum meraih kemenangan musim ini. Ia berjarak 49 poin dari El Diablo.

Quartararo telah mencetak empat kemenangan sepanjang 2021. Rider lain yang juga telah mendulang podium utama musim ini adalah Jack Miller, dua kali. Lalu Brad Binder, Maverick Vinales, Miguel Oliveira, Jorge Martin dan Marc Marquez masing-masing meraihnya satu kali.

Baca Juga:

dibagikan
komentar
SRT Mundur dari MotoGP, Tim Baru Diumumkan di Misano
Artikel sebelumnya

SRT Mundur dari MotoGP, Tim Baru Diumumkan di Misano

Artikel berikutnya

Cal Crutchlow Tak Ingin Beberkan Rencana Yamaha

Cal Crutchlow Tak Ingin Beberkan Rencana Yamaha
Muat komentar