Francesco Bagnaia Raih Pole berkat Data Jorge Martin

Pembalap Ducati Francesco Bagnaia sukses mengklaim pole position yang krusial di Aragon. Ia percaya telah membuat perbedaan di tikungan terakhir dan mengaku terbantu oleh data Jorge Martin.

Francesco Bagnaia Raih Pole berkat Data Jorge Martin

Francesco "Pecco" Bagnaia yakin dirinya akan memiliki kecepatan yang bagus dalam race Grand Prix (GP) Aragon hari Minggu (12/9/2021) setelah berhasil melakukan lap yang kuat dengan ban bekas di latihan bebas keempat (FP4), Sabtu (11/9/2021).

Paruh kedua MotoGP musim ini penuh dengan episode sial untuk Pecco, yang gagal memanfaatkan potensinya serta motor Desmosedici GP21 secara maksimal di Red Bull Ring dan Silverstone.

Oleh karenanya, rider Ducati Lenovo Team tersebut sangat membutuhkan hari magis seperti yang terjadi pada Sabtu di Motorland Aragon, sirkuit yang di atas kertas adalah momok baginya.

Namun Pecco Bagnaia justru berhasil mengamankan pole position kedua dalam kariernya di kelas premier, yang bagaimanapun, memiliki nilai luar biasa. Pertama, itu adalah pole ke-50 untuk Ducati. Kedua, ia sukses mematahkan rekor lap Marc Marquez.

Baca Juga:

Bagnaia mengakhiri kualifikasi kedua (Q2) dengan torehan waktu putaran 1 menit 46,322 detik. Angka ini lebih baik dari yang dicatatkan Marquez pada 2015, yakni 1 menit 46,635 detik.

"Saya sangat senang karena sejujurnya tak menyangka akan mampu membukukan waktu seperti itu. Pada FP4 kami meningkat dalam hal feeling (di atas motor), dengan ban bekas saya melaju sangat cepat," kata Pecco kepada Sky Sport.

"Sangat hebat bisa membuat catatan waktu seperti itu. Sudah beberapa tahun sejak rekor (lap) dipatahkan di trek ini, sejak 2015. Jadi mampu melakukannya memberi saya kepuasan besar."

Pembalap jebolan Akademi VR46 itu juga mengungkapkan rahasianya bisa mengamankan pole. Pecco mengaku bahwa mengamati data Jorge Martin (Pramac Racing-Ducati) telah membantunya membuat perbedaan di tikungan terakhir Aragon.

"Tikungan terakhir benar-benar bagus. Saya dapat masuk secara kuat, mengerem sangat sedikit dan saya pikir saya akan agak melebar, tetapi motor berbelok dengan baik. Itu hal-hal yang hanya dapat terjadi dalam time attack," tutur Bagnaia.

"Mengamati data Martin, saya melihat itu adalah titik di mana saya bisa meningkat banyak dan membuat langkah penting. Dia melakukannya dengan gaya Moto3 atau Moto2, masuk dengan sedikit rem, membiarkan motor melaju dan pergi sangat lebar.

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Saya (merasa) bisa masuk dengan sedikit rem dan tetap kencang, jadi saya kira saya berhasil membuat perbedaan (besar) di sana," sang rider menambahkan.

Dalam wawancara setelah Q2, pemimpin sementara MotoGP 2021, Fabio Quartararo, mengatakan dia telah menduga Ducati akan mampu meraih pole, namun bukan lewat Bagnaia. Sementara rekannya, Jack Miller siap membantu Pecco demi menjaga asa juara.

Tetapi Francesco Bagnaia lebih memilih fokus kepada dirinya sendiri. Ia sadar situasi dalam balapan besok bisa sangat berbeda. Selain Quartararo dan Miller, Pecco juga mewaspadai satu sosok lagi, yakni pembalap Repsol Honda, Marc Marquez.

"Hal yang membuat saya senang adalah meraih pole. Saya harus mengatakan bahwa kecepatan hari ini sangat bagus, terutama FP4. Fabio benar-benar cepat, namun yang terbaik menurut saya adalah Marquez," ucapnya.

"Tetapi kami (Ducati) juga bagus dan kinerja ban juga baik. Jadi kami sangat siap untuk balapan besok."

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dibagikan
komentar
Hasil Kualifikasi MotoGP Aragon: Bagnaia Cetak Rekor Lap, Ducati 1-2

Artikel sebelumnya

Hasil Kualifikasi MotoGP Aragon: Bagnaia Cetak Rekor Lap, Ducati 1-2

Artikel berikutnya

Valentino Rossi: Tak Mudah Tentukan Ban untuk MotoGP Aragon

Valentino Rossi: Tak Mudah Tentukan Ban untuk MotoGP Aragon
Muat komentar