Bagnaia: Tiga Balapan Berikutnya Bagus untuk Ducati

Pemuncak klasemen sementara MotoGP 2021, Francesco "Pecco" Bagnaia, menantikan tiga balapan ke depan dengan percaya diri setelah kesukesan tak terduga di Jerez.

Bagnaia: Tiga Balapan Berikutnya Bagus untuk Ducati

Jack Miller memastikan Ducati meraih kemenangan keduanya di kelas premier sejak 2006 ketika finis pertama dalam MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 2 Mei lalu.

Tak cuma itu, pabrikan Borno Panigale juga sukses merengkuh podium 1-2, menyamai pencapaian yang diraih pada MotoGP Republik Ceko di Sirkuit Brno musim 2018 lalu.

Ini setelah Pecco Bagnaia, rekan setim Miller, mampu menyelesaikan balapan di Jerez sebagai runner-up. Rider asal Italia itu puas dengan raihan podium kedua.

Pasalnya, itu sudah cukup untuk mengantarkan Bagnaia menggeser Fabio Quartararo dari puncak klasemen. Ia kini unggul dua poin atas rider pabrikan Yamaha tersebut.

Baca Juga:

Pecco menilai kesuksesan di Jerez baru awal untuk Ducati. Pembalap jebolan Akademi VR46 itu meyakini Desmosedici akan mampu melaju lebih cepat pada race berikutnya.

"Ada sirkuit-sirkuit di mana motor kami bakal bekerja lebih baik. Le Mans (Prancis) adalah salah satu trek yang bagus untuk kami," Bagnaia mengatakan.

"Mugello (Italia) juga luar biasa bagi kami, seperti halnya Barcelona (Spanyol) dan Assen (Belanda). Lalu Sachsenring (Jerman), di mana kami pasti akan dapat masalah.

"Setelah itu KymiRing di Finlandia (sirkuit baru) yang belum diketahui siapa pun, jadi kami harus menunggu. Yang pasti tiga rute selanjutnya sangat bagus untuk kami."

Pada sisi lain, juara dunia Moto2 2018 tersebut meragukan balapan MotoGP di luar Eropa bisa digelar pada musim gugur nanti dengan situasi pandemi Covid-19 belakangan ini.

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Francesco Bagnaia, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Tetapi, jika kami bisa balapan di sana (luar Eropa), mayoritas adalah trek yang bagus bagi kami: Jepang, Thailand, Malaysia dan Australia. Semuanya saya suka," kata Pecco.

"Saya pikir juga akan sangat cocok dengan motor (Desmosedici) kami. Tentu saja kami semua berharap dapat bersaing di luar Eropa tahun ini. Namun kami harus menunggu.

"Kami harus melihat lebih dulu bagaimana situasi pandemi Covid-19 hingga Oktober mendatang, khususnya di negara-negara tujuan MotoGP," rider 24 tahun itu menambahkan.

Bagnaia tampil luar biasa musim ini. Berkat kontribusinya, Ducati telah meraih tujuh podium dari 12 yang tersedia empat balapan. Pecco sendiri menyumbangkan tiga podium.

Kini, sang pembalap akan bersiap menghadapi putaran kelima, MotoGP Prancis, di Le Mans pada 14-16 Mei. Ducati selalu meraih podium di sana dalam tiga tahun terakhir.

 

dibagikan
komentar
Rins Tidak Masalah Diremehkan Para Rival

Artikel sebelumnya

Rins Tidak Masalah Diremehkan Para Rival

Artikel berikutnya

Lorenzo Komentari Kemenangan Miller

Lorenzo Komentari Kemenangan Miller
Muat komentar