MotoGP 2017

Kembali lebih awal, Rossi: Ini bukan untuk kejuaraan

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi mengungkapkan, alasannya kembali lebih awal pada MotoGP Aragon bukan dikarenakan gelar juara musim 2017.

Rossi lolos tes medis dan dinyatakan fit untuk MotoGP Aragon, setelah cedera patah tulang tibia dan fibula pada kaki kanan saat latihan enduro, yang membuatnya absen di Misano.

Dokter awalnya mengira ia akan absen selama 30 sampai 40 hari. Namun, The Doctor mengendarai Yamaha YZF-R1M pada tes privat Misano, dan kemudian memutuskan untuk datang ke Aragon.

Rossi saat ini menempati peringkat keempat pada klasemen, atau terpaut 42 poin dari Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. Dengan lima sersi tersisa, maka ada 150 poin yang diperebutkan.

Namun, pembalap Italia itu menegaskan, keinginan merengkuh gelar ke-10 tidak berperan besar dalam keputusan kapan harus kembali balapan.

“Ini bukan untuk kejuaraan. Menurut saya, segalanya terbuka, tapi terutama saya berpikir segalanya terbuka untuk tiga pembalap teratas,” tutur Rossi.

“Bukan untuk itu (kejuaraan). Ini karena saya ingin kembali dalam kondisi baik sesegera mungkin. Dan menurut saya, ini adalah cara terbaik.

“Saya ingin berada di sini (Aragon). Saya sangat menderita absen balapan di Misano.”

Mengomentari kembalinya Rossi, Managing Director Yamaha, Lin Jarvis berpendapat, boleh jadi pembalap Italia itu terinspirasi akan pertarungan titel Formula 1 di Grand Prix Singapura akhir pekan lalu.

“Saya pikir Anda bisa melihat kariernya dan bahkan bertanya: ‘Mengapa dia masih balapan?’,” tukas Jarvis.

“Dia mencintai olahraga ini. Dia adalah pembalap. Kami masih memiliki lima balapan tersisa di mana apapun bisa terjadi, seperti yang kita lihat di F1. Siapa yang akan menduganya? Tiba-tiba sekarang Lewis (Hamilton) memimpin dan keadaan Ferrari terbalik. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi.

“Jelas ada tiga pembalap di depan Valentino dalam kejuaraan ini, tapi Anda tidak pernah tahu. Sampai hitungan matematis secara fisik tidak mungkin, dia akan tetap berada di sana dan dia akan terus menekan.”

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Tak tahu level kemampuan

Rossi merasa, bahwa membalap di Aragon sangat penting untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi rangkaian tiga seri beruntun MotoGP di wilayah Asia-Pasifik; yakni Motegi, Phillip Island dan Sepang.

“Yang pasti, akan sangat sulit menyelesaikan balapan di Aragon. Tapi sangat penting untuk tidak absen lagi, juga karena setelah balapan ini ada libur tiga minggu sebelum Motegi," terangnya. 

“Ini juga sangat penting untuk bagian terakhir musim, karena untuk memahami apa yang harus kami lakukan lebih tepat pada kaki yang cedera agara dapat kembali ke puncak.”

Rossi menambahkan, proses pemulihannya kali ini berjalan lebih mulus dibandingkan saat patah tulang kaki kanan pada 2010.

Saat itu, usai absen selama 41 hari, The Doctor mampu finis keempat di Sachsenring. Akan tetapi, ia rupanya enggan mematok target pada seri MotoGP Aragon.

“Terakhir kali adalah kejutan besar. Saya kehilangan podium pada lap terakhir saat melawan (Casey) Stoner, mungkin di tikungan terakhir. Tapi itu juga kejutan bagi saya,” tuturnya.

“Sekarang sedikit berbeda. Levelnya sangat tinggi, tapi juga yang terakhir biasanya (tertinggal) 1,5 detik dari pole position. Dan saya tidak tahu level kemampuan, perlu untuk memahaminya besok (Jumat).

“Sudah balapan, atau finis, adalah target yang bagus – dan mungkin perlu meraup beberapa poin juga. Tapi sangat dini untuk mengatakannya, lebih baik kita bicara besok.”

Laporan tambahan oleh Jamie Klein

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Aragon
Trek Motorland Aragon
Pembalap Valentino Rossi
Tim Yamaha Factory Racing
Tipe artikel Reactions
Topik MotoGP 2017