Banyaknya Tikungan Kiri di Sachsenring Bisa Untungkan Marquez

Dalam satu dekade terakhir, Sirkuit Sachsenring, Jerman, menjadi tempat favorit Marc Marquez merebut poin maksimal.

Banyaknya Tikungan Kiri di Sachsenring Bisa Untungkan Marquez

Pada MotoGP Jerman yang akan digelar akhir pekan ini (18/20/6/2021), tim pabrikan Repsol Honda yang diperkuat Marquez memang dalam posisi terpuruk. Hal itu tidak lepas dari cedera lengan kanan yang dialami Marquez sejak Juli tahun lalu.

Sirkuit Sachsenring sendiri sudah menjadi teritori kekuasaan juara dunia delapan kali tersebut sejak 2010. Marquez memenangi lomba kelas 125cc (kini Moto3) di Sachsenring pada 2010, dalam perjalanannya merebut gelar juara dunia kategori tersebut.

Kampiun Moto2 2012 tersebut juga memenangi balapan kelas tersebut di Sachsenring pada 2011 dan 2012.

Di kategori MotoGP, Marquez tidak terkalahkan di Sachsenring sejak 2013 sampai 2019. Hanya pada 2015, ia menang di Sachsenring namun tidak berujung gelar juara dunia MotoGP (kampiun pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019).

Bila dihitung sejak mengawali karier di Kejuaraan Dunia Balap Motor, hanya sekali Marquez tidak mampu finis podium di Sachsenring. Itu terjadi saat turun di kelas 125cc pada 2009, seusai mengalami kecelakaan hanya beberapa lap sebelum finis.

Baca Juga:

Tahun lalu, saat Marquez terpaksa absen panjang karena patah lengan kanan, GP Jerman ditiadakan karena pandemi Covid-19. Kini, saat Sachsenring kembali menggelar balapan, kondisi lengan kanan Marquez belum kembali sempurna seperti dulu.

Kendati begitu, layout Sachsenring diyakini bisa memberikan sedikit harapan bagi Marquez untuk kembali bersaing di posisi depan pada lomba MotoGP, Minggu (20/6/2021) nanti.

Dengan panjang trek 3,7 km, Sachsenring memiliki tikungan kiri lebih banyak (10) ketimbang kanan (3). Dari situ, secara teori, tangan kanan Marquez yang masih lemah tidak akan bekerja terlalu berat untuk menahan Honda RC213V ketika menikung.

“Saya berharap layout Sachsenring membuat kami sedikit kompetitif, mengacu kondisi fisik saya saat ini,” ujar pemenang 56 lomba dan 95 finis podium dalam 133 start kelas MotoGP sejak debut pada 2013 tersebut.

“Tentu, posisi saya tahun ini berbeda dibanding sebelumnya. Setelah tes di Barcelona (dua pekan lalu), saya menggunakan sisa waktu untuk pemulihan.” 

 

Karena tidak ada program latihan dengan sepeda motor setelah tes di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Marquez hanya melakukan exercise penguatan otot-otot lengan kanan dengan bersepeda.

Adapun selama tes di Barcelona, Honda juga mencoba berbagai setelan sasis. Hal tersebut dilakukan untuk menemukan handling terbaik untuk dua lomba yang digelar berdekatan antara Sachsenring dan Assen, Belanda (27 Juni).  

Sejak kembali ke lintasan MotoGP di Portimao, Portugal – seri ketiga pada 16-18 April lalu – Marc Marquez hanya berhasil finis P7 pada lomba tersebut dan P9 di Spanyol. Ia mengalami kecelakaan pada tiga balapan terakhir (Le Mans, Mugello, dan Catalunya).

Dengan hasil tersebut, Marc Marquez baru mengoleksi 16 poin di P18 klasemen atau hanya unggul satu poin dan peringkat dari Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT).   

 

dibagikan
komentar
Miller Sebut Dua Sosok Penting di Balik Kebangkitan Ducati

Artikel sebelumnya

Miller Sebut Dua Sosok Penting di Balik Kebangkitan Ducati

Artikel berikutnya

Berangkat ke MotoGP Jerman, Rins Tinggal Tunggu Izin Balapan

Berangkat ke MotoGP Jerman, Rins Tinggal Tunggu Izin Balapan
Muat komentar