Enea Bastianini Beri Kesan Positif Aero Baru Ducati

Jika Jorge Martin tidak merasa nyaman dengan desain aero belakang baru yang diuji Ducati di Silverstone, Enea Bastianini justru yakin itu bisa membantunya.

Enea Bastianini Beri Kesan Positif Aero Baru Ducati

Ducati melakukannya lagi. Jumat (5/8/2022), selama latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Inggris, motor Desmosedici GP Jorge Martin (Pramac Racing) dan Enea Bastianini (Gresini Racing) muncul dengan ekor (rear tail) baru yang revolusioner

Di bagian belakang prototipe kedua pembalap muncul empat sayap yang menonjol, mengingatkan pada jengger atau bagian belakang dinosaurus. Yang aneh adalah bahwa hanya mereka yang menguji set-up ini dari delapan rider Ducati di MotoGP.

Bahkan, duo tim utama Borgo Panigale, Francesco Bagnaia dan Jack Miller, tidak mendapat kesempatan untuk menjajalnya. Selain itu, motor Martin serta Bastianini berbeda. Spaniard menggeber spek 2022, sedangkan La Bestia dengan versi 2021.

Tak terlalu mengejutkan jika hasilnya berbeda. Jorge Martin tidak senang dengan aero anyar Ducati dan meyakinkan jika dirinya tidak akan menggunakannya lagi, atau setidaknya itu yang ia katakana usai FP2.

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pada sisi lain, Enea Bastianini, lebih memuji pembaruan yang diperkenalkan brand Italia dan berharap melakukan tes komparasi pada Sabtu (6/8/2022) ini. Meski awalnya La Bestia tidak mengesampingkan akan pakai part ini bahkan di kualifikasi.

“Rasanya bagus untuk saat ini. Besok (Sabtu) kami harus coba mencari tahu apakah itu lebih baik atau tidak, karena saya harus kembali ke set-up normal, dan bahkan jika perlu kami menjajalnya lagi sebab penting memahaminya. Saya perlu uji lagi guna mendapatkan informasi lebih lanjut,” kata Bastianini.

“Ketika saya keluar saya merasakan perbedaan pada motor, lebih sulit bagi saya memahami apa yang berubah, walau pada akhirnya saya mendapatkan ide, tetapi saya mengerti bahwa Sabtu pagi kami akan mengujinya lagi dan akan memahaminya secara lebih baik,” imbuh juara dunia Moto2 2022 tersebut.

Terlepas dari fakta bahwa Bastianini tidak membuat pilihan yang jelas antara satu sisi atau yang lain, ia membiarkan pintu terbuka untuk penemuan anyar Ducati.

“Kesan pertama saya adalah lebih baik saat pengereman, lebih stabil dan juga kecepatannya tidak buruk. Saya pikir itu (aero baru) bisa membantu kami dalam kualifikasi,” La Bestia menambahkan.

 

Sementara Jorge Martin, bersama dengan Johann Zarco, harus memikul beban pengujian suku cadang baru selama paruh pertama musim di Ducati, Bastianini belum mengutak-atik motor pemenang 2021 ini sejak tiba di Gresini. Kini, ia senang menerima update untuk menjaga Desmosedici-nya tetap kompetitif.

“Ducati mengatakan kepada saya bahwa pada bagian ini akan membantu saya. Menurut saya, braking adalah poin terkuat dari sayap (baru) ini,” ujarnya mengacu pada stabilitas saat menghentikan motor.   

Mengenai hari pertamanya di Silverstone secara umum, Enea Bastianini mengaku sangat senang untuk memulai kembali setelah libur musim panas selama lima minggu.

“Saya senang dengan hari pertama ini, katakanlah usai istirahat yang begitu lama, memulai lagi di trek dengan karakteristik kompleks tak pernah mudah dengan MotoGP. Pada sesi pertama kami fokus untuk mendapatkan feeling, dan di sesi kedua kami makin memperketat,” ucap La Bestia yang finis FP2 di P8.

 
Baca Juga:

dibagikan
komentar
Quartararo: Tak Masalah jika Penalti Bantu Temukan Keseimbangan
Artikel sebelumnya

Quartararo: Tak Masalah jika Penalti Bantu Temukan Keseimbangan

Artikel berikutnya

MotoGP Krisis Identitas

MotoGP Krisis Identitas