Bastianini Tak Sabar Bekerja untuk Gresini Racing

Juara dunia Moto2 2020, Enea Bastianini, mengaku tak sabar bekerja bersama Tim Gresini Racing dan mempersembahkan kesuksesan untuk mendiang Fausto Gresini.

Bastianini Tak Sabar Bekerja untuk Gresini Racing

Enea Bastianini telah dikonfirmasi bakal memperkuat Gresini Racing, yang akan menjadi tim satelit Ducati, mulai musim 2022.

Pembalap asal Italia itu akan bertandem dengan Fabio Di Giananntonio, yang akan menjalani debutnya di MotoGP pada tahun depan.

Kabarnya, Bastianini akan mendapatkan motor tim pabrikan yang akan membuatnya lebih mudah dalam memperjuangkan hasil terbaik.

Walau musim ini belum berakhir, Enea Bastianini mengaku sudah tidak sabar untuk bekerja bersama salah satu tim terkuat di kejuaraan dunia balap motor.

“Saya akan balapan lagi bersama tim Gresini. Meski saya masih harus menyelesaikan musim ini, saya benar-benar tak sabar bergabung dengan mereka,” kata Bastianini seperti dilansir Motosan.

“Ketika kami bekerja sama di Moto3, saya memiliki momen indah bersama tim (milik) Fausto. Dia sudah pergi meninggalkan kami. Saya sangat merindukannya seperti yang lainnya.

“Anak-anak Fausto, keluarga dan timnya telah melakukan pekerjaan yang bagus. Saya senang melihat mereka berkumpul di Italian Speed Championship.

“Pada thaun depan, saya akan balapan untuk tim Gresini. Memikirkannya saja sudah sangat menarik. Saya akan melakukan yang terbaik dalam kesempatan berharga ini.”

Baca Juga:

Jika melihat performa Enea Bastianini sepanjang musim ini, ia menjadi rookie terbaik mengungguli Jorge Martin dan Luca Marini.

Pembalap 23 tahun itu mengatakan dirinya masih terus mempelajari banyak hal agar lebih siap menghadapi musim depan dalam mengejar hasil terbaik.

“Saya memulai musim 2021 dengan cukup baik. Saya yakin pada paket yang kami miliki dan terkadang saya bisa mengeluarkan potensi, tapi saya juga masih kerap kesulitan. Ini bagian dalam proses pembelajaran,” ujar Bastianini.

“Ini sangat berbeda dengan Moto2. Segalanya berubah, baik mesin, elektronik, ban dan pengereman.

“Cara kerja juga jauh berbeda, akhir pekan terasa lebih panjang, Anda menghabiskan waktu berjam-jam setiap kali menganalisis data.

“Dari sudut pandang fisik, sangat menuntut, dan dari segi mental itu benar-benar berat. Anda harus tetap fokus pada setiap sesi, memperhatikan setiap hal kecil.

“Lalu di balapan, Anda harus menekan dengan keras sejak start hingga finis. Tujuan saya adalah untuk berkembang dari balapan satu ke balapan lainnya.”

Enea Bastianini, Esponsorama Racing

Enea Bastianini, Esponsorama Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Bagnaia: Quartararo Buat Yamaha Jadi Sangat Kuat

Artikel sebelumnya

Bagnaia: Quartararo Buat Yamaha Jadi Sangat Kuat

Artikel berikutnya

Michelin Takkan Ubah Konstruksi Ban MotoGP

Michelin Takkan Ubah Konstruksi Ban MotoGP
Muat komentar