Berat motor Ducati pengaruhi cedera Lorenzo

dibagikan
komentar
Berat motor Ducati pengaruhi cedera Lorenzo
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
17 Nov 2018 03.43

Mengira bakal tanpa kesulitan, nyatanya cedera Jorge Lorenzo terasa lebih buruk dari yang diduga usai menyelesaikan dua sesi latihan Jumat (16/11).

Kecelakaan saat Free Practice 2 di MotoGP Thailand menyebabkan X-Fuera fraktur pergelangan tangan kiri. Alhasil, ia harus absen pada empat balapan, sebelum kemudian akhirnya datang ke Valencia.

Dalam kondisi belum fit, Lorenzo mengharapkan cuaca hujan, setidaknya agar ia tak merasa kesakitan akan cederanya. Tetapi perkiraannya meleset. FP1 dan FP2 justru menjadi tantangan berat.

“Sejujurnya, sedikit lebih buruk dari yang saya duga kemarin,” tutur lima kali juara dunia itu.

“Ini tidak sama untuk menjalani kehidupan normal (sehari-hari), namun Anda tidak merasakan begitu banyak rasa sakit, bahkan jika saya tidak memiliki mobilitas penuh.

“Tapi hal lain adalah tekanan, beratnya motor MotoGP, terutama pada pengereman. Itu banyak, dan cedera juga belum pulih sepenuhnya.

“Saya jauh lebih baik dibandingkan di Sepang, mungkin kondisi hujan membantu saya, karena pada saat hujan Anda memiliki kurang lebih separuh tekanan yang Anda dapatkan di tempat kering.

“Namun bagian negatifnya adalah lebih mudah crash. Jadi, dengan cedera yang belum sepenuhnya pulih... ide untuk crash tidak terlalu diterima saat ini,” papar Lorenzo.

VIDEO: Highlights FP MotoGP Valencia 2018

 

 

Sudah mengikat kontrak dengan Honda, debut resmi X-Fuera menggeber RC213V akan dimulai pada tes Valencia. Ia pun menegaskan, hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhinya pada pendekatan jelang balapan.

“Saya khawatir tentang diri saya sendiri, tentang kondisi fisik saya. Saya tahu cedera tidak pulih sepenuhnya,” ucap Lorenzo.

“Jika dalam kondisi normal Anda menerjang hujan, (Anda) jauh lebih berhati-hati daripada di tempat kering karena Anda tidak ingin kecelakaan – ketika Anda merasa tidak benar-benar kuat dan tidak sangat baik, Anda bahkan sedikit lebih (berhati-hati).

“Tidak tergantung apakah itu balapan terakhir dengan Ducati. Ini adalah pikiran bawah sadar,” tandasnya.

Slider
List

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Rossi berharap Marshal lebih profesional

Artikel sebelumnya

Rossi berharap Marshal lebih profesional

Next article

Dovizioso kesal tidak berkutik hadapi hujan

Dovizioso kesal tidak berkutik hadapi hujan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Event GP Valencia
Pembalap Jorge Lorenzo Shop Now
Tim Ducati Team Shop Now
Penulis Valentin Khorounzhiy