MotoGP 2017

Analisis: Klasemen akhir 2017 jika mengacu pada hasil 2016

Dengan empat balapan tersisa, bagaimana klasemen akhir MotoGP 2017 jika para pembalap yang bertarung untuk gelar meraih hasil sama seperti musim lalu?

Pada empat balapan terakir musim ini, persaingan untuk gelar masih benar-benar terbuka. Tercatat lima pembalap yang secara matematis memiliki peluang, meski peringkat keempat dan kelima, Dani Pedrosa dan Valentino Rossi, memiliki peluang yang sangat kecil.

Adapun para pemain utama dalam perebutan gelar musim ini adalah Marc Marquez, yang saat ini memimpin klasemen, serta Andrea Dovizioso, yang menempati peringkat kedua dengan selisih 16 poin. Pembalap Yamaha, Maverick Vinales - menempati peringkat ketiga dan tertinggal 28 poin - juga berada dalam persaingan.

Secara logis, Marquez, yang merupakan juara bertahan, memiliki peluang terbesar dalam pertarungan gelar musim ini. Meski demikian, ada beberapa hal yang membuat kita sadar bahwa apapun masih bisa terjadi pada empat balapan terakhir.

Terlebih, jika Marquez, Dovizioso, dan Vinales mendapatkan hasil yang sama dengan yang mereka dapatkan pada empat balapan terakhir di musim 2016. 

Pada empat balapan terakhir, Dovizioso memenangi GP Malaysia, finis kedua di Motegi, keempat di Phillip Island, dan ketujuh di Valencia. Total ia meraup 67 poin, lebih banyak dari pembalap lain dalam periode yang sama pada 2016. Jika kita menambahkan poin tersebut dengan poinnya saat ini, pembalap Italia itu akan mengumpulkan 275 poin.

Sementara Marquez, yang telah mengamankan gelar tahun 2016 di Motegi setelah meraih kemenangan di Jepang, mengalami kecelakaan di Australia dan kembali terjatuh di Malaysia, meski dapat kembali membalap dan finis ke-11 di Sepang, sementara di Valencia, ia finis posisi kedua.

Hasil yang fluktuatif tersebut memberikan Marquez 50 poin tambahan dalam empat balapan terakhir, yang membuat perolehannya menjadi 274, angka yang membuatnya menempati peringkat dua klasemen, selisih satu dari Dovizioso yang meraih gelar.

Hasil tersebut akan memberi Ducati gelar MotoGP kedua setelah Casey Stoner pada musim 2007, dan yang pertama bagi Desmo Dovi.

Vinales - saat itu merupakan ujung tombak Suzuki - dan Rossi, masing-masing meraih 53 poin, situasi yang akan menempatkan duo Yamaha di peringkat ketiga dan keempat klasemen akhir. Sementara Dani Pedrosa, yang tidak meraih satu pun poin pada empat balapan terakhir musim lalu, akan menjadi pembalap yang mengumpulkan poin paling sedikit di antara lima pembalap teratas saat ini.

Meski demikian, ini tidak bisa dijadikan acuan jalannya empat balapan terakhir di musim 2017. Jalannya kompetisi sejauh ini diwarnai banyak kejutan, dan perubahan momentum pada tiap akhir pekan, menarik bagaimana pertarungan gelar akan berjalan hingga seri Valencia pada November nanti.

Klasemen akhir dengan hasil empat balapan terakhir 2016:

Pos 1PembalapP1japanaustraliamalaysiaspainPos 2
1 spain Marc Marquez 224 25 - 5 20 274 (2)
2 italy Andrea Dovizioso 208 20 13 25 9 275 (1)
3 spain Maverick Viñales 196 16 16 10 11 249 (3)
4 spain Dani Pedrosa 170 - - - - 170 (5)
5 italy Valentino Rossi 168 - 20 20 13 221 (4)

Keterangan:

Pos1: Posisi saat ini

P1: Poin saat ini

Pos2: Posisi pada akhir musim

P2: Poin pada akhir musim

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Tipe artikel Analisis
Tag dovizioso, marquez, motogp, pedrosa, rossi, vinales
Topik MotoGP 2017