Bezzecchi Bimbang Diminati VR46 dan Petronas SRT

Marco Bezzecchi mengaku kebingungan memilih antara tim VR46 dan Petronas SRT yang jadi kendaraannya ke MotoGP 2022.

Bezzecchi Bimbang Diminati VR46 dan Petronas SRT

Pembalap Sky Racing Team VR46 tersebut sedang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia Moto2, dengan dua wakil Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner dan Raul Fernandez.

Saat ini, ia bertengger di peringkat ketiga klasemen rider dengan 128 poin, selisih 56 dari Gardner yang bertakhta di puncak.

Talentanya tersebut menarik minat beberapa tim MotoGP. Ia diproyeksikan mengisi slot Aramco Racing Team VR46, kalau Valentino Rossi, menolak balapan lagi. Petronas SRT yang bakal kehilangan Franco Morbidelli, juga mencari pengganti.

“Pertama-tama, saya sangat gembira. Ketika Anda di Moto2, Anda dekat dengan transisi tapi Anda tahu bahwa itu sangat sulit. Mendapat dua tawaran, tentu sesuatu yang indah,” ujarnya, dikutip dari GPOne.com.

“Tentu saja, itu adalah pilihan sulit karena Anda harus merasa siap sebelum memutuskan. Beruntung, saya punya waktu untuk memikirkannya dan saya punya ide, akan saya bicarakan dengan Uccio (Alessio Salucci, direktur olahraga Akademi VR46) dan Carlo (Casabianca, staf persiapan atletik VR46). Saya akan beritahu keputusan saya.”

Baca Juga:

Sebenarnya, Bezzecchi sudah mendapat tawaran promosi dari Aprilia sejak tahun lalu. Namun, pemuda 22 tahun itu menolak karena merasa belum siap.

“Saya tidak merasa siap dan ingin lanjut berkembang. Saya minta maaf untuk Massimo Rivola (bos Aprilia Racing) karena dia keren, dengan K kapital. Dia membuktikan seseorang bisa melakukan banuak hal, dia tertarik kepada saya dan memberi tawaran yang bisa saya pertimbangkan.

“Tapi saya minta maaf karena berada dalam periode di mana saya belum siap, tapi di masa depan, siapa tahu,” Bezzecchi mengungkapkan.

Pembalap tersebut tampil dalam reli bersama tim VR46. Ia mengendarai Hyundai R5. Aktivitas tersebut dilakukan untuk mengusir kebosanan sekaligus mencari tantangan baru.

“Saya tidak tahu apa ekspektasi saya, tapi saya sangat senang. Dibandingkan dengan motor, ini adalah perangkat lain, tapi punya daya tarik. Mesin ini menakutkan, sangat lincah dan reaksi seperti monster. Dia sangat cepat dengan pengereman liar biasa. Itu hal yang mengesankan,” katanya.

dibagikan
komentar
Wayne Gardner: KTM Pilihan Tepat untuk Remy

Artikel sebelumnya

Wayne Gardner: KTM Pilihan Tepat untuk Remy

Artikel berikutnya

Rossi Bicarakan Target Paruh Kedua MotoGP 2021

Rossi Bicarakan Target Paruh Kedua MotoGP 2021
Muat komentar