Bos DTM Akan Ajak Valentino Rossi Bicara

Saat menyatakan bakapl mundur setelah MotoGP 2021, Valentino Rossi mengatakan tertarik untuk turun di balap mobil. DTM pun melihat peluang ini.

Bos DTM Akan Ajak Valentino Rossi Bicara

“Saya mungkin akan turun lagi di sirkuit. Saya sudah pengalaman berlomba dengan mobil-mobil (berspesifikasi) GT3,” tutur Valentino Rossi pada Juni lalu, jauh sebelum ia resmi mengumumkan mundur pada Kamis (5/8/2021) lalu menjelang MotoGP Styria.

Juara dunia balap motor sembilan kali – 125cc 1997, 250cc 1999, 500cc 2001, MotoGP 2002-2005, 2008, 2009 – itu memang sudah berpengalaman berlomba dengan mobil-mobil balap GT3.

Pada 2019 dan 2021, pembalap 42 tahun itu menggeber Ferrari 488 GT3 bersama tim asal Swiss, Kessel Racing, di balap ketahanan selama 12 jam di Abu Dhabi dan Bahrain.

“GT3 ini kelas balap mobil yang menarik. Saya ingin berlomba dengan spesifikasi mobil ini,” ujar Rossi, beberapa waktu lalu, tanpa menyebut kejuaraan apa yang bakal ia ikuti sebagai awal.

“Apakah itu di kejuaraan atau hanya satu event seperti Le mans 24 Hours, saya berharap bisa berlomba dengan mobil ini,” kata pembalap yang pada musim terakhirnya di Kejuaraan Dunia Balap Motor (setelah 26 tahun) ini membela Petronas Yamaha SRT itu.

Daniel Ricciardo, McLaren, bersama Gerhard Berger dan kekasihnya Helene.

Daniel Ricciardo, McLaren, bersama Gerhard Berger dan kekasihnya Helene.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Mulai musim ini, Deutsche Tourenwagen Masters (DTM) mengubah regulasi mobil dari Class One ke GT3. Sejumlah mobil balap spesifikasi GT3 pun turun di kejuaraan yang didukung penuh Audi dan BMW tersebut.

Sampai Oktober 2020 lalu, paling tidak ada 52 varian mobil spesifikasi GT3 yang sudah dihomologasi FIA. Di antara 52 varian mobil GT3 yang memiliki berat hanya 1.200 kg – 1300 kg dengan tenaga 500 hp sampai 600 hp itu, enam di antaranya turun di DTM 2021.

Mereka adalah Audi R8 LMS Evo, BMW M6 GT3, Ferrari 488 GT3 Evo, Lamborghini Huracan GT3 Evo, McLaren 720S GT3, dan Mercedes-AMG GT3 Evo.

Melihat antusias Rossi untuk turun balap dengan mobil GT3, jelas ini peluang bagi DTM untuk menariknya. Ditambah, Gerhard Berger selaku Ketua ITR, promotor DTM, dalam beberapa tahun terakhir memang gencar mencari nama-nama besar untuk turun di DTM.

Pada DTM 2019, saat menyambangi Misano, Italia, Gerhard Berger menyempatkan diri bertemu Valentino Rossi di ranch miliknya, VR46.

“Sayang, saya tidak bisa turun tahun ini. Tetapi saya berjanji akan mencoba datang ke sana dalam waktu dekat, sebagai pembalap,” kata Rossi saat itu (2019) ketiga disinggung wartawan soal peluangnya ke DTM.

Baca Juga:

Di Misano saat itu, kolega Rossi sesama pembalap MotoGP, Andrea Dovizioso, mencoba turun bersama Audi. Rossi, di sisi lain, dengan berbagai alasan dan kesibukannya, tidak bisa turun saat itu.

Namun, setelah musim ini, Rossi akan bebas turun di ajang mana saja. Dengan fakta DTM mulai musim 2021 ini melombakan mobil GT3, seharusnya ini menjadi peluang bagi Berger mengajak Rossi.

“Saya belum menghubunginya. Rossi memang pernah bilang siap berbicara (soal DTM) saat ia sudah menyelesaikan karier di MotoGP,” ujar Berger seperti dikutip Speedweek.com.

“Kini, ia sudah memastikan pensiun mulai musim depan. Jadi kami sudah bisa bicara. Jika ia memang berminat ke DTM, itu luar biasa. Namun jika tidak, tak masalah,” tutur mantan pembalap Formula 1 itu.

Keputusan mundur Valentino Rossi sendiri tidak mengejutkan bagi Gerhard Berger. Rossi sudah turun di kejuaraan dunia selama 26 musim dan berlomba di level tinggi. Kehebatan dan reputasi Rossi ini tentu sangat menarik bagi DTM.

 

 

dibagikan
komentar
KTM Beberkan Alasan Buru-buru Promosikan Raul Fernandez ke MotoGP
Artikel sebelumnya

KTM Beberkan Alasan Buru-buru Promosikan Raul Fernandez ke MotoGP

Artikel berikutnya

Lorenzo Savadori Selesai Dioperasi, Aprilia Cari Pengganti

Lorenzo Savadori Selesai Dioperasi, Aprilia Cari Pengganti
Muat komentar