Bos Ducati Puas dengan Pencapaian Tim di MotoGP 2020

Ducati sukses meraih gelar juara dunia konstruktor untuk pertama kalinya sejak 2007. Terlepas dari semua yang terjadi, General Manager, Gigi Dall’Igna, dan CEO, Claudio Domenicali, merasa puas atas pencapaian tim.

Bos Ducati Puas dengan Pencapaian Tim di MotoGP 2020

Absennya delapan kali juara dunia, Marc Marquez, karena cedera patah humerus kanan, membuat Ducati tak menyia-nyiakan peluang untuk memperjuangkan gelar juara dunia.

Namun sayangnya, Andrea Dovizioso hanya mampu berada di urutan keempat dalam klasemen akhir pembalap di akhir musim.

Kendati demikian, Ducati sukses memboyong titel dunia konstruktor, yang nyaris saja direbut rival Suzuki lewat performa impresif dalam beberapa seri terakhir.

Kesuksesan ini berkat kerja keras dari seluruh pembalap Ducati, kecuali Tito Rabat. Mereka telah memberikan kontribusi besar dalam menyumbangkan poin di klasemen konstruktor.

Sekadar informasi, poin konstruktor didapatkan dari pembalap yang finis di posisi terbaik, apakah itu pembalap tim pabrikan maupun tim satelit.

“Ducati telah mencapai tujuan penting dengan memenangi gelar konstruktor. Ini menunjukkan kefektifan inovasi yang kami kembangkan pada beberapa tahun terakhir dan itu ditunjukkan oleh Desmosedici GP20,” kata Dall’Igna.

Baca Juga:

Musim ini, pembalap Ducati kesulitan untuk tampil cepat di setiap balapan karena ban belakang baru Michelin. Daya cengkeram yang terlalu tinggi tidak cocok dengan karakter Desmosedici GP20.

Dall’Igna menegaskan, bahwa timnya akan bekerja keras untuk memperbaiki masalah tersebut agar para pembalapnya bisa tampil lebih baik di musim depan.

“Ini musim yang sulit, terutama ban belakang baru dan fakta bahwa musim ini tak mungkin melakukan tes untuk mengukur kinerja ban secara akurat,” kata Dovizioso.

“Meski begitu, Desmosedici GP adalah motor yang kompetitif di hampir semua trek, jadi kami senang dengan hasil yang kami raih pada 2020. Begitu juga dengan yang membantu kami memenangi gelar konstruktor kedua di MotoGP.

“Terima kasih kepada seluruh staf Ducati Corse, seluruh pembalap kami dan tim yang telah membuat kemenangan penting ini memungkinkan. Ini semua berkat kerja keras dan komitmen mereka.”

Ducati Juara Dunia Konstruktor, Luigi Dall'Igna, Prinsipal Ducati , Johann Zarco, Avintia Racing, Andrea Dovizioso, Ducati Team, Danilo Petrucci, Ducati Team, Jack Miller, Pramac Racing, Francesco Bagnaia, Pramac Racing

Ducati Juara Dunia Konstruktor, Luigi Dall'Igna, Prinsipal Ducati , Johann Zarco, Avintia Racing, Andrea Dovizioso, Ducati Team, Danilo Petrucci, Ducati Team, Jack Miller, Pramac Racing, Francesco Bagnaia, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Memenangi titel dunia konstruktor, terlebih berkat kontribusi seluruh pembalap menjadi bukti bahwa motor Ducati bersahabat bagi semua pembalap.

Bagi pabrikan Italia itu, tentu saja merupakan pencapaian penting usai kerja keras dan inovasi yang selalu mereka lakukan dalam setiap tahunnya.

“Memenangi gelar konstruktor merupakan sebuah hadiah besar, terutama setelah melalui musim yang begitu rumit. Memaksa kami untuk mengatasi rintangan dan situasi yang belum pernah kami alami sebelumnya,” ujar Domenicali.

“Ini musim yang sangat spesial. Tapi berkat kerja sama para teknisi dan seluruh pembalap Ducati, memungkinkan Desmosedici tampil kompetitif di hampur semua trek.”

Pada tahun ini juga menjadi yang terakhir bagi Ducati bekerja sama dengan duet Italiano: Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.

Domenicali menegaskan, bahwa kedua pembalapnya tersebut telah memberikan kontribusi besar dalam peningkatan Desmosedici GP20.

“Saya mengharapkan yang terbaik untuk Andrea dan Danilo. Mereka telah menghabiskan banyak waktu bersama kami, dan memiliki banyak momen indah. Terima kasih untuk segalanya,” kata Domenicali.

dibagikan
komentar
Quartararo: Saya Ingin Menjadi Pribadi yang Lebih Tenang

Artikel sebelumnya

Quartararo: Saya Ingin Menjadi Pribadi yang Lebih Tenang

Artikel berikutnya

Petrucci Sulit Temukan Ritme Selama MotoGP Portugal

Petrucci Sulit Temukan Ritme Selama MotoGP Portugal
Muat komentar