Bos KTM pertanyakan keputusan Ducati merekrut Lorenzo

CEO KTM, Stefan Pierer, mempertanyakan keputusan Ducati yang harus merogoh kocek besar demi merekrut Jorge Lorenzo. Pembalap Spanyol itu dinilai memiliki kelemahan di trek basah.

Dalam wawancara dengan media Italia, Motosprint, Pierer mengkritik keras Lorenzo dan mempertanyakan jumlah dana yang harus dikeluarkan oleh Ducati demi menggaet sang pembalap untuk musim 2017.

“Berapa banyak yang dibayar Ducati kepada Lorenzo? 12 juta (euro)? Dan meski sebesar itu, mereka belum tentu bisa menang, karena ketika hujan dia memiliki banyak masalah,” ketus Pierer.

“Dalam kondisi itu (trek basah), tidak penting apakah Anda memiliki motor terbaik.”

“Kami lebih memilih pembalap bertalenta dari Moto3 dan Moto2. Banyak pembalap terbaik, seperti (Casey) Stoner, (Marc) Marquez atau (Maverick) Vinales, yang bersama kami di awal.”

Ketika disinggung tentang hal ini, Lorenzo tampak terkejut. Namun, ia tak ragu-ragu dalam menanggapi pernyataan bos KTM tersebut.

“Jelas bahwa pria ini tidak memiliki memori yang sangat baik atau sangat tidak profesional,” ucapnya.

“Jika Anda bekerja di sini (MotoGP), Anda harus memiliki memori yang baik. Ada banyak balapan di mana saya telah cepat saat balapan di trek basah. Saya pikir itu tidak bisa dibenarkan.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Tipe artikel Breaking news