Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Bos LCR Honda: Kalah dari Ducati Sungguh Menyebalkan

Lucio Cecchinello percaya Honda telah melakukan pekerjaan yang baik dengan RC213V untuk MotoGP 2022. Bos LCR itu juga mengakui 2021 adalah salah satu musim terburuk baginya.

Lucio Cecchinello, Team LCR Honda Team Principal

Direktur LCR Honda Lucio Cecchinello telah mengevaluasi raihan di MotoGP 2021 dan bagaimana mereka bakal menghadapi musim 2022 bersama dua pembalapnya, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami.

Cecchinello tidak menyangkal bahwa MotoGP musim lalu merupakan periode yang berat untuk timnya. “Mungkin 2021 adalah tahun kedua atau ketiga yang paling rumit bagi tim saya,” katanya dilansir Moto.it.

“SDM kami terbatas dibandingkan tim resmi (Repsol Honda). Kami mengubah struktur dengan membuat sosok baru, direktur teknik umum, yang bertugas mengumpulkan semua informasi dari manajer teknik Nakagami serta Marquez. Itu pertukaran informasi secara real time,” Cecchinello menambahkan.

Baik Takaaki Nakagami dan Alex Marquez mengalami kesulitan sepanjang MotoGP musim lalu, meskipun mereka sudah dalam perjalanan menuju solusi. Pembalap Jepang itu, misalnya, telah memperbaiki aspek mental.

Baca Juga:

“Dia harus dibantu untuk mengelola emosinya dengan lebih baik, itu sebabnya kami menyarankannya mencari bantuan guna mengendalikan tekanannya. Dia harus belajar lebih fokus pada apa yang harus dilakukan,” Cecchinello menjelaskan.

Sementara itu, Marquez mengatakan jika dirinya harus lebih percaya diri setelah mengalami banyak crash sepanjang MotoGP lalu. “Dia seorang pekerja keras, dia harus lebih percaya kepada dirinya sendiri,” tutur pria kebangsaan Italia tersebut lagi.

Cecchinello juga menyinggung perkembangan Honda selama dua tahun terakhir ini, di mana evolusi motor terhenti akibat pandemi global Covid-19 dan ditambah Marc Marquez yang absen lama akibat cedera.

“Semua orang menyalahkan HRC (Honda Racing Corporation) karena tidak mengembangkan motornya. Tetapi, saya ingatkan bahwa ketika (Marc) Marquez cedera, dia memberi mereka waktu sebentar. Itu sebabnya HRC merasa motor tidak boleh dikembangkan dan menunggu Marquez kembali,” ucapnya.

Takaaki Nakagami, Team LCR Honda

Takaaki Nakagami, Team LCR Honda

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Pekerjaan hebat telah dilakukan hari ini, proyek berkembang, terutama dalam distribusi bobot: RCV sebelumnya sangat tidak seimbang di bagian depan, juga karena keinginan Marquez. Dia bisa mengatasi itu, tetapi RC213V baru punya bobot lebih di belakang dengan ruang yang cukup untuk penyesuaian.

“Dari 2012 hingga 2021, semuanya sangat mirip, dengan beberapa perubahan kecil, (namun) intervensi besar dilakukan untuk 2022. Ini (respons) karena Ducati telah mendorong pabrikan lain untuk membuat revolusi,” Cechinello mengungkapkan salah satu alasan HRC fokus mengembangkan motor RC213V.

Sangat jelas bahwa Ducati memimpin soal pengembangan di MotoGP. Dalam beberapa tahun terakhir, pabrikan Borgo Panigale telah memaksa brand lain untuk ‘beraksi bersama’ dengan inovasinya, selalu selangkah lebih maju.

Hal ini menyebabkan persaingan dengan merek-merek MotoGP lainnya meningkat, termasuk Honda. “Sebelumnya kami ‘malu’ jika dikalahkan oleh pabrikan Jepang lainnya, sekarang kalah dari Ducati itu rasanya menyebalkan,” Cecchinello mengakui.   

Lucio Cecchinello, LCR Honda Team Principal, Alberto Puig, Repsol Honda Team Principal

Lucio Cecchinello, LCR Honda Team Principal, Alberto Puig, Repsol Honda Team Principal

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Enea Bastianini Jelaskan Keunggulan Ducati Desmosedici GP21
Artikel berikutnya Yamaha Sudah Relakan Kepergian Valentino Rossi

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia