Stefan Bradl Sudah Bahas RC213V 2023 dengan Marc Marquez

Stefan Bradl, yang start dari P21 di Grand Prix Inggris setelah diganjar penalti tiga grid, mengungkapkan dirinya sedang dalam pembicaraan dengan Marc Marquez mengenai pengembangan RC213V 2023.

Stefan Bradl Sudah Bahas RC213V 2023 dengan Marc Marquez

Honda tengah melalui masa-masa sulit di MotoGP. Pabrikan Jepang yang dulunya sangat kuat ini tak bisa tampil maksimal. Situasi dan hasilnya makin buruk menyusul absennya sang bintang, Marc Marquez.

Buktinya adalah torehan yang dibukukan pada kualifikasi GP Inggris di Sirkuit Silverstone. Alex Marquez, adik Marc, merupakan pembalap terbaik Honda. Itu pun posisinya berada di urutan ke-17.

Sementara pembalap-pembalap pengguna RC213V lain posisinya lebih buruk. Stefan Bradl, yang mengisi kekosongan Marc Marquez, di P18, Pol Espargaro ke-19 dan Takaaki Nakagami menempati urutan 21.

Dengan alpanya Marquez dalam waktu yang tidak bisa ditentukan untuk pulih 100 persen dari cedera lengan kanannya, Honda memutuskan Bradl akan menggantikan posisinya seperti selama ini dilakukan.

Baca Juga:

Bradl yang merupakan pembalap penguji Honda mengatakan setelah kualifikasi GP Inggris bahwa dirinya tak membuang waktunya untuk motor tahun ini. Ia sudah fokus untuk mengembangkan RC213V 2023.

“Kami berjuang untuk melaju cepat. Lebih masuk akal bagi saya untuk konsentrasi pada motor tahun depan daripada musim ini,” pria asal Jerman tersebut menjelaskan.

Namun, hanya karena Marquez sekarang tengah menjalani pemulihan dan berada jauh dari trek, bukan berarti juara dunia MotoGP enam kali itu tidak terlibat dalam pengembangan Honda RC213V 2023.

Stefan Bradl, Repsol Honda Team

Stefan Bradl, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

“Mudah-mudahan Marc segera kembali balapan sehingga dia akan terlibat aktif dalam pengembangan motor. Bahkan dia sudah terlibat karena di dunia ini komunikasi telah mengalir mudah. Saya pun sudah bicara dengannya,” kata Bradl.

Tetapi ia merasa dengan mengikuti balapan MotoGP, telah mengurangi waktu untuk mengembangkan motor. “Masalah yang kami hadapi tahun ini adalah, fakta bahwa saya harus menggantikan posisi Marc,” ucap Bradl.

“Ini berarti saya terpaksa harus membatalkan sesi tes privat yang dijadwalkan untuk Misano. Semua itu sedikit memperlambat proses pengembangan (motor) kami,” rider 32 tahun tersebut menambahkan.

Terakhir, Stefan Bradl mendapat penalti penurunan tiga grid untuk race GP Inggris karena menghalangi pembalap lain selama Q1. Jadi, ia nanti akan start dari posisi ke-21, situasi yang tentu saja tidak mudah.   

 

dibagikan
komentar
Pecco Bagnaia Perlu Manfaatkan Situasi Quartararo dan Espargaro
Artikel sebelumnya

Pecco Bagnaia Perlu Manfaatkan Situasi Quartararo dan Espargaro

Artikel berikutnya

Fabio Quartararo Merasa Punya Kecepatan Bagus di Silverstone

Fabio Quartararo Merasa Punya Kecepatan Bagus di Silverstone