Bukan Lengan, Ini Problem Cedera Marquez Sebenarnya

Marc Marquez memang mengalami masa sulit sekembalinya ke MotoGP tahun ini setelah cedera panjang. Tetapi, bukan cedera terakhir yang membuatnya terpuruk seperti ini.

Bukan Lengan, Ini Problem Cedera Marquez Sebenarnya

Dari foto yang diunggah di akun media sosial miliknya, Marc Marquez secara tidak langsung menujukkan bila problem fisik yang membuatnya kesulitan mengendalikan Honda RC213V musim ini bukanlah akibat cedera lengan kanan.

Dalam foto di akun (Twitter dan Instagram) menjelang turun di MotoGP Jerman, akhir pekan ini (18-20/6/2021), terlihat pembalap Tim Repsol Honda tersebut melakukan peregangan pada bahu kanan.

Sepertinya, Marquez selama ini rasa sakit bukan pada lengan kanan setelah operasi melainkan pada bahu kanan yang membuat pergerakannya menjadi sangat terbatas. 

Dari akun media sosialnya pula terlihat bila juara dunia MotoGP enam kali (2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019) tersebut banyak melakukan latihan untuk memperkuat persendian bahu (shoulder joint) kanannya.

 

Belum dipastikan apa yang membuat bahu kanan Marquez terasa sakit. Namun, cedera bahu yang paling sering ditemui pembalap di antaranya adhesive capsulitis, rotator cuff, dan  glenoid rim.

Adhesive capsulitis, juga dikenal dengan sebutan frozen shoulder adalah gangguan berupa rasa nyeri dan kaku di area bahu. Kondisi ini menyebabkan terbatasnya pergerakan bahu hingga terkadang tidak dapat digerakan sama sekali.

Frozen shoulder umumnya muncul dan memburuk secara bertahap, serta dapat berlangsung selama satu sampai tiga tahun.

Rotator cuff adalah sekelompok otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu. Sekumpulan otot ini berfungsi menjaga tulang lengan atas agar tetap melekat dengan bahu. Cedera rotator cuff sering terjadi pada orang yang melakukan gerakan lengan atas berlebihan.

Sedangkan cedera akibat pergeseran bahu biasanya memunculkan gangguan pada glenoid rim, yaitu jaringan yang menempel di sekitar tepi rongga glenoid di tulang belikat.

Cedera-cedera seperti ini hanya bisa diatasi dengan operasi. Tetapi, biasanya bisa kambuh lagi sehingga proses penyembuhannya sangat sulit.

Baca Juga:

Mereka yang mengalami cedera seperti ini akan merasakan sakit yang amat sangat bila melakukan gerakan-gerakan tertentu pada bahu. Padahal semua tahu bila pembalap motor sangat mengandalkan pergerakan bahu untuk mengendalikan motornya.

Seperti diketahui, tahun lalu Marc Marquez absen satu musim penuh akibat cedera patah tulang humerus (lengan atas) kanan setelah terjatuh saat lomba pertama MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 19 Juli silam.  

Sejak kembali ke lintasan MotoGP di Portimao, Portugal – seri ketiga pada 16-18 April lalu – Marc Marquez hanya berhasil finis P7 pada lomba tersebut dan P9 di Spanyol. Ia mengalami kecelakaan pada tiga balapan terakhir (Le Mans, Mugello, dan Catalunya).

Dengan hasil tersebut, Marc Marquez baru mengoleksi 16 poin di P18 klasemen atau hanya unggul satu poin dan peringkat dari Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT).   

Sebelum turun di MotoGP Italia di Mugello, akhir Mei lalu, Marc Marquez sebenarnya sudah mengeluhkan probem rasa sakit pada bahu kanannya ini.

 

 

dibagikan
komentar
Bos Ducati Akui Rossi Penting bagi MotoGP

Artikel sebelumnya

Bos Ducati Akui Rossi Penting bagi MotoGP

Artikel berikutnya

Jadwal MotoGP Jerman 2021 Pekan Ini

Jadwal MotoGP Jerman 2021 Pekan Ini
Muat komentar