Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP MotoGP Indonesia

Celestino Vietti: Sirkuit Mandalika Bagus, Menyenangkan dan Cepat

Celestino Vietti Ramus menorehkan rekor dalam kariernya dengan memenangi Moto2 Qatar. Ia menatap Moto2 Indonesia di Sirkuit Mandalika dengan optimistis.

Celestino Vietti, VR46 Racing Team

Pembalap Mooney VR46 Racing Team itu baru pertama kali menginjakkan kaki di Mandalika. Setelah melakoni track walk, Vietti melihat trek tersebut sangat kencang.

Berikut wawancara eksklusif Motorsport.com Indonesia dengan Celestino Vietti.

Tiga pembalap Italia menang di Grand Prix Qatar, apakah menurut Anda itu sinyal kebangkitan para rider Italia di kejuaraan dunia?

Saya harap begitu. Saya tidak tahu apakah itu kebangkitan tapi saya kira itu adalah start bagus untuk Italia. Saya kira tahun lalu juga ada banyak pembalap Italia, tapi pastinya prestasi di satu akhir pekan seperti Qatar sulit terjadi. Saya kira itu awal yang bagus di awal musim.

Bagaimana pendapat Anda tentang Sirkuit Mandalika?

Saya kira itu adalah trek berbeda dari yang kami ketahui secara umum di MotoGP. Trek yang sangat kencang. Saya kira aspal baru bisa membantu dibanding tes pramusim MotoGP. Kami harus melihat seberapa cepat kami beradaptasi juga dengan kondisi cuaca, dengan bentuk trek. Saya kira itu adalah trek yang bagus, menyenangkan dan sangat cepat.

Apa target di sini?

Saya harap memulai akhir pekan dengan feeling bagus seperti di Qatar. Kami melakukan pekerjaan bagus di akhir pekan itu, feeling dengan motor juga bagus. Saya mengharapkan akhir pekan seperti itu terulang lagi di sini, melanjutkan pekerjaan dengan bagus.

Baca Juga:

Saat presentasi, Anda mengatakan tidak ada kewajiban untuk menang. Setelah kemenangan historis di Qatar, apa Anda berubah pikiran?

Tentu saja kami memiliki motivasi lebih besar. Kami juga lebih mengenali potensi kami. Saya kira kami harus tetap menginjak bumi. Bekerja seperti saat tes musim dingin dan balapan pertama. Lagipula, kami baru melakoni satu balapan, masih ada 20 lagi.

Kami harus tetap fokus dan bekerja dengan baik. Kami tahu potensi kami, semoga bisa bertarung untuk posisi pertama.

Apa kekuatan kamu?

Kami bekerja dengan baik dalam mengelola ban juga. Saya kira kelebihan saya dalam pengereman. Kami kuat dalam hal ini

Menurut Anda apakah trek hari ini masih kotor?

Saya kira dengan pekerjaan pengaspalan ulang, permukaan tidak terlalu bersih. Tapi dengan tiga kategori, tiga free practice, kami bisa membuat itu bersih. Membuat aspal punya grip bagus, feeling bagus. Tentu dengan FP4 dan MotoGP, aspal bisa lebih baik. Namun, kami yakin trek bisa jauh membaik di akhir pekan.

Apa target jangka panjang Anda?

Saya harap sering berada di depan, bisa bertarung di posisi pertama sesering mungkin. Saya berjuang di lima besar sepanjang musim.

Ada anggapan, teman setim Anda adalah musuh paling berat Anda. Anda setuju?

Tahun ini, saya punya hubungan baik dengan Niccolo Antonelli. Saya harus membantunya beradaptasi lebih cepat, agar dia bisa bekerja lebih baik di sini dan jauh berkembang antara tes dan balapan pertama.

Kami tidak berlaku sebagai dua lawan, tapi bisa berkembang satu sama lain. Kami punya hubungan sangat bagus.

Apakah kalian bertukar data?

Kami lihat data bersama-sama. Saya melihat data lap miliknya, dia juga sebaliknya. Kami berusaha membantu satu sama lain, dalam sesi apa pun, kapan pun, juga dalam latihan, dengan motor.

Celestino Vietti, Team VR46 race

Celestino Vietti, Team VR46 race

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Seperti apa Celestino Vietti di luar trek?

Saya pemuda biasa. Saya suka berkumpul dengan teman-teman, keluarga, melakukan olahraga berbeda. Saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk berolahraga, seperti sepeda, snowboard. Kalau saya punya satu atau dua hari, saya tinggal di rumah, bersama keluarga, dengan teman.

Apakah Anda mempelajari sesuatu dari para pembalap di The Ranch?

Ya, tentu saja. Saya sangat berkembang ketika bersama para pembalap lain. Kami punya dua pembalap di MotoGP. Francesco Bagnaia dan Franco Morbidelli, juga ada Valentino Rossi. Ketika kami latihan bersama, mencoba mendapat perkembangan. Kami melihat apa yang bisa dilakukan untuk maju.

Siapa yang akan masuk tiga teratas di Moto2 2022?

Aron Canet, Augusto Fernandez dan Ai Ogura.

Dan Vietti?

Saya tidak tahu, tapi semoga. Itu tiga pembalap tercepat yang saya lihat.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Line-Up Aprilia Racing Team, Kombinasi Usia-Teknik-Pengalaman
Artikel berikutnya Maverick Vinales Kesal Dituding Punya Masalah Kesehatan Mental

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia