Cetak sejarah, Malaysia luncurkan Petronas Yamaha SRT

dibagikan
komentar
Cetak sejarah, Malaysia luncurkan Petronas Yamaha SRT
Oleh:
, Editor
28 Jan 2019 08.43

Negeri Jiran mencatatkan sejarah dalam kejuaraan dunia Grand Prix. Petronas Yamaha SRT menjadi tim ketiga MotoGP yang menghelat peluncuran motor dan livery.

Event dihelat di Petronas Twin Towers, Kuala Lumpur, Malaysia pukul 15:30 waktu setempat atau 14:30 WIB pada Senin (28/1). Tak hanya memperkenalkan Petronas Yamaha SRT, namun merilis pula tim kelas Moto2 dan Moto3.

Menggantikan Tech 3 sebagai tim satelit Yamaha, skuat balap milik Sirkuit Internasional Sepang itu tampil dengan livery hitam-toska pada YZR-M1. Petronas Yamaha SRT juga mengisi slot yang ditinggalkan Angel Nieto Team, menjadikan grid diisi 22 motor untuk musim 2019.

“Misi kami adalah membangun tim satelit terbaik dan terkuat di MotoGP,” ucap Manajer Tim, Wilco Zeelenberg.

Baca Juga:

Petronas Yamaha SRT menurunkan duet anak didik Valentino Rossi dan juara dunia Moto2 2017, Franco Morbidelli serta pembalap muda asal Prancis, Fabio Quartararo.

Morbidelli bakal mendapatkan spesifikasi motor pabrikan – sama seperti Valentino Rossi dan Maverick Vinales – sedangkan Quartararo menggunakan ‘Spek-B’.

“Meskipun tim MotoGP baru tetap diunggulkan, kami ambisius dalam target kami. Sangat penting untuk memulai dan melakukan tahun pertama kami dengan baik, dengan keyakinan dan kepercayaan terkuat pada dua pembalap kami, Franco dan Fabio,” tukas CEO Sepang, Dato’ Razlan Razali.

Pada tim Moto2, Khairul Idham Pawi diplot sebagai andalan utama. “Salah satu kursi Moto2 ini adalah untuk Anda ambil, untuk Anda rebut dan bagi Anda untuk menjadi pembalap Malaysia pertama di tim ini,” imbuhnya.

“Ini kesempatan Anda untuk mengatur ulang, fokus kembali, dan kami akan membantu Anda untuk menjadi yang terbaik yang Anda bisa – sebelum Anda menyadarinya, Anda akan menyadari impian Anda untuk menjadi pembalap MotoGP dengan tim balap Petronas Yamaha SRT,” pungkas Razali.

Slider
List

Razlan Razali, Johan Stigefelt, Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Wilco Zeelenberg, Petronas Yamaha SRT

Razlan Razali, Johan Stigefelt, Fabio Quartararo, Franco Morbidelli, Wilco Zeelenberg, Petronas Yamaha SRT
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Razlan Razali, Johan Stigefelt, Wilco Zeelenberg, Petronas Yamaha SRT

Razlan Razali, Johan Stigefelt, Wilco Zeelenberg, Petronas Yamaha SRT
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Razlan Razali, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Razlan Razali, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT and Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT and Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Soal motor, Lorenzo bantah argumen Crutchlow

Artikel sebelumnya

Soal motor, Lorenzo bantah argumen Crutchlow

Next article

Martinez-Dorflinger bakal dinobatkan Legenda MotoGP

Martinez-Dorflinger bakal dinobatkan Legenda MotoGP
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Penulis Scherazade Mulia Saraswati