Paolo Ciabatti Ingin Marc Marquez Berada di Kondisi Terbaik

Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, berharap Marc Marquez segera berada di kondisi terbaiknya untuk mengukur sejauh mana perkembangan Desmosedici GP.

Paolo Ciabatti Ingin Marc Marquez Berada di Kondisi Terbaik

Tim pabrikan Ducati merayakan kemenangan ketiganya musim ini yang dipersembahkan Francesco Bagnaia, usai melakukan pertarungan ketat dengan Marquez.

Sebenarnya, pertarungan dengan Marc Marquez telah dinantikan oleh Ducati sejak awal musim ini. Mengingat pembalap Repsol Honda itu masih jadi yang terbaik untuk dijadikan perbandingan.

Sayangnya, The Baby Alien masih harus absen pada dua balapan awal di Qatar. Pembalap asal Spanyol itu baru bisa kembali di Grand Prix Portugal.

Namun, butuh waktu lama bagi Marquez untuk menemukan bentuk terbaiknya, dengan lima balapan awalnya musim ini terhitung sejak di Portimao, ia baru dua kali finis.

Di balapan keenam, ia berhasil meraih kemenangan dan memastikan dirinya sebagai raja di Sachsenring.

Setelah itu, Marc Marquez kembali kesulitan dan memiliki masalah pada lengan kanannya yang mengalami cedera.

Di Aragon, pembalap 28 tahun itu kembali tampil kuat dengan meraih podium kedua dan memiliki pertarungan ketat dengan Bagnaia.

“Saya pikir, kami mungkin terlalu optimistis dengan penampilan Marc di awal musim ini,” kata Ciabatti kepada Speedweek.

“Kami menduga seorang pembalap yang memiliki kemampuan hebat seperti dia seharusnya bisa kembali bugar dengan cepat. Tapi, faktanya dia masih memiliki masalah lain, bahunya sakit, dan tangan kanannya yang masih lemah.

“Jadi, dia bisa berkendara dengan sangat cepat pada waktu tertentu, tapi tidak untuk sepanjang balapan. Itu sulit baginya dalam beberapa hal.”

Baca Juga:

Sulit bagi Marc Marquez untuk tampil cepat di setiap balapan, terlebih yang memiliki banyak tikungan ke kanan.

Meski menunjukkan performa yang kuat di Motorland Aragon, peraih enam gelar MotoGP itu diduga akan kembali kesulitan di Misano.

“Saya tidak bisa menilai apakah ada penyebab lain yang membuat Marc gagal tampil cepat,” ujarnya.

“Marc menahan rasa sakit untuk waktu yang lama, rehabilitasinya memakan waktu lebih dari delapan bulan, ia juga harus menjalani tiga operasi, sehingga rasa sakitnya masih kerap terasa.

“Absen yang cukup panjang dari arena pacuan kuda ini sedikit mengurangi kepercayaan dirinya. Dia juga manusia, sama seperti pembalap lainnya.”

Butuh lebih dari satu setengah tahun bagi Honda untuk membuat RC213V kembali kompetitif dan memenangi balapan.

Pemenang balapan Francesco Bagnaia, Ducati Team, posisi kedua Marc Marquez, Repsol Honda Team

Pemenang balapan Francesco Bagnaia, Ducati Team, posisi kedua Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Dorna

dibagikan
komentar
Joan Mir Berambisi Beri Fabio Quartararo Tekanan

Artikel sebelumnya

Joan Mir Berambisi Beri Fabio Quartararo Tekanan

Artikel berikutnya

Johann Zarco Belum Putuskan Kapan Jalani Operasi Arm Pump

Johann Zarco Belum Putuskan Kapan Jalani Operasi Arm Pump
Muat komentar