Crutchlow finis ketujuh lantaran kesalahan berkendara

dibagikan
komentar
Crutchlow finis ketujuh lantaran kesalahan berkendara
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
Co-author: Scherazade Mulia Saraswati
8 Okt 2018 16.24

Tampil kuat pada lap-lap awal, Cal Crutchlow akhirnya harus menerima hasil di luar lima besar. Ia pun mengaku salah dalam hal mengendarai Honda RC213V.

Selepas start, Crutchlow langsung menempel di belakang tiga pembalap top: Marc Marquez, Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. Ia bahkan mampu mempertahankan posisi keempat hingga memasuki Lap 17. Akan tetapi, semuanya berubah drastis satu putaran kemudian.

Berawal dari disalip Maverick Vinales di Tikungan 1, serta lalu disusul Alex Rins serta Johann Zarco. Ditambah kesulitan dengan ban belakang – memodifikasi gaya balap demi menghemat penggunaan – Crutchlow pun jadi tak berdaya menjelang akhir balapan.

“Saya punya grip yang luar biasa di awal, tapi saat saya di belakang mereka, yang saya lakukan hanyalah mengangkat motor untuk menyelamatkan ban,” kenang pembalap LCR Honda itu kepada media di Buriram, Minggu (7/10).

“Ban belakang sama sekali menurun setelah 15 lap. Saya tidak bisa bertarung. Saya tidak bisa melawan. Karena saya mencoba menyelamatkan ban belakang, saya sebenarnya menghancurkannya, bagian tengah ban sangat keras. Itu sudah menjadi masalah sepanjang akhir pekan.

“Jika Anda melihat gaya balap saya, saya mengangkat motor benar-benar cepat dan mencoba mengendarainya, tapi saya menghancurkan pusat ban.

“Saya seharusnya lebih menikung dan membuka gas lebih ke tikungan, yang mana itu cara berlawanan untuk mengendarai motor (bertenaga) 300bhp (Brake Horse Power). Jadi, saya menghancurkan ban belakang karena alasan itu.

“Saya sedikit salah mengendarai motor, mencoba mengangkatnya dan mengeluarkannya dari tikungan,” keluhnya.

Kendati memetik raihan ketujuh, Crutchlow berhasil finis di depan Danilo Petrucci. Perolehan poin yang sempat disamai sang pembalap Pramac Racing, kini menjauh, walau dua angka saja.

“Ketika Zarco menyalip, saya hanya ingin finis balapan, karena penting untuk mencetak poin. Jika saya menekan, saya tidak akan finis balapan,” tegasnya.

“Senang bisa di atas lagi. Biasanya di awal balapan adalah saat kami kesulitan untuk bersama mereka (grup depan), dengan kondisi tangki bahan bakar yang masih penuh, tapi kami berada di sana.

“Biasanya saya menjadi kuat di akhir balapan, tetapi di sini tidak mungkin karena ban belakang,” terang pembalap Inggris itu.

Slider
List

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Cal Crutchlow, Team LCR Honda
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Ban kompon hard rugikan Pedrosa

Artikel sebelumnya

Ban kompon hard rugikan Pedrosa

Next article

Analisis: Meski bangkit, Yamaha masih kalah

Analisis: Meski bangkit, Yamaha masih kalah
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Cal Crutchlow Shop Now
Tim Team LCR
Penulis Jamie Klein
Tipe artikel Reactions